Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRIA Jepang ditemukan tewas dengan perut penuh kokain. Sebanyak 246 paket kokain ditemukan di perut dan ususnya.
Pria yang diidentifikasi sebagai Udo 'N' itu tengah melakukan perjalanan dari Bogota ke Tokyo. Dia mulai mengalami kejang saat berada di pesawat.
"Pramugari memperhatikan seseorang yang menderita kejang-kejang dan meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat di Hermosillo, Sonora," tutur kantor kejaksaan negara bagian Sonora, dilansir dari Channel News Asia, Selasa (28/5).
"Pesawat mendarat pukul 02.25 pada Jumat 25 Mei. Paramedis naik dan menyatakan Udo 'N' meninggal," imbuh mereka.
Baca juga: Penikaman Massal di Jepang Tewaskan Dua Orang
Hasil autopsi menyatakan pria itu menelan 246 paket kokain, masing-masing berukuran 2,5 centimeter. Penyebab kematiannya adalah pembengkakan otak yang disebabkan overdosis obat.
Pesawat Aeromexico dari Mexico City ke Tokyo yang membawa 198 penumpang akhirnya dilanjutkan penerbangannya usai jenazah dipindahkan.
Kasus kematian ini memperlihatkan salah satu modus operandi populer di kalangan kartel dalam menyelundupkan narkoba. (Medcom/OL-2)
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap dugaan keterlibatan Kapolres Bima Kota nonaktif Didik Putra Kuncoro dalam kasus kepemilikan narkoba.
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 9,4 kilogram di wilayah Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Militer AS melakukan serangan mematikan terhadap kapal yang diduga milik kartel narkoba di Pasifik Timur. Operasi "Southern Spear" kini menuai kecaman terkait legalitas hukum.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved