Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN mulai sampai ke wilayah-wilayah terpencil di Mozambik yang terkena dampak badai topan Kenneth, dalam enam pekan terakhir. Kota Macomia menjadi salah satu kota yang terdampak cukup parah.
Dilansir dari Sky News, Kamis (3/5), tidak ada yang tersisa di kota ini kecuali reruntuhan. Badan meteorologi setempat mengatakan, topan masih bergerak ke utara Mozambik.
"Saya belum pernah mendengar yang seperti ini. Saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata seorang wanita di Kota Macomia.
Kantong-kantong berisi makanan mulai muncul di pusat kota. Pengiriman bantuan pertama diturunkan dari truk dan ratusan orang telah menunggu untuk mengambil bantuan tersebut.
Baca juga: Puluhan Orang Terinfeksi HIV, Dokter di Pakistan Ditangkap
Seorang wanita bernama Celestina Vanito berdiri dalam antrean untuk paket kacang untuk enam anaknya. Vanito merupakan satu di antara warga yang rumahnya hancur karena badai.
Topan Kenneth melanda wilayah itu hanya enam pekan setelah Topan Idai menghantam Mozambik tengah, menewaskan lebih dari 600 orang. PBB mengatakan, hujan bisa turun dua kali lebih deras di kala badai baru menerpa.
Ini kali pertama dalam sejarah yang tercatat bahwa negara Afrika selatan dilanda dua topan dalam satu musim --memicu kekhawatiran bahwa perubahan iklim bisa disalahkan atas musibah ini.
Lebih dari 160 ribu orang terkena dampak di sebagian besar wilayah pedesaan. Banyak yang sudah terpapar dan kelaparan. Sekitar 35 ribu rumah di bagian utara Cabo Delgado, Mozambik sudah hancur atau rusak parah. (Medcom/OL-1)
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Foto-foto baru menunjukkan sepasang badai putih raksasa yang mengamuk di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB) Jupiter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved