Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) berupaya menghindari krisis energi global. Pasalnya, beberapa negara anggotanya tengah menghadapi sanksi internasional dan berjuang mengatasi konflik dalam negeri.
"Sebagai organisasi, kami akan tetap fokus pada tujuan kami untuk mencegah krisis energi yang dapat memengaruhi ekonomi global," ujar Sekretaris Jenderal OPEC, Mohammed Barkindo, di sela-sela pameran minyak dan gas di Teheran, kemarin.
Pernyataan Barkindo muncul ketika keringanan sanksi Amerika Serikat untuk pembelian minyak dari Iran berakhir pekan ini. Di lain sisi, anggota OPEC lainnya, Venezuela, juga menghadapi sanksi besar dari AS.
Negara Amerika Latin itu kini juga terbelenggu krisis politik, yang diperparah perebutan kekuasaan antara pendukung oposisi dan militer Venezuela.
Meski tidak secara eksplisit menyebut Iran dan Venezuela, Barkindo menekankan beberapa anggota OPEC kini dikenai sanksi sepihak.
"Negara lain (merujuk Venezuela) sedang melalui tantangan transisi dengan berbagai konsekuensi potensial. Sementara itu, ada negara anggota (merujuk Libia) yang berjuang hari demi hari untuk menghindari perang yang tak kunjung berhenti," papar Barkindo.
Lebih lanjut, dia menegaskan, OPEC berkomitmen menjaga persatuan dan berusaha tidak larut dalam kekacauan yang terjadi beberapa tahun terakhir.
Kecaman Iran
Sebagai anggota pendiri OPEC, Iran terus mengecam beberapa anggota OPEC yang cenderung sejalan dengan kebijakan Washington, bahkan minim solidaritas.
Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh, misalnya, menuding beberapa anggota OPEC, tanpa menyebutkan nama, kini telah berupaya menabur perpecahan dan mengancam kehancuran organisasi.
Negara-negara tersebut, mengacu Irak dan Arab Saudi, dinilai membesar-besarkan kapasitas produksi untuk meyakinkan pasar. Tepatnya setelah AS mencabut keringanan sanksi bagi importir minyak mentah dari Iran. Kebijakan teranyar dari AS itu telah memicu kekhawatiran atas kekurangan pasokan, sekaligus mendorong kenaikan harga minyak. (AFP/Tes/X-11)
Transformasi menuju praktik green mining semakin menjadi perhatian di sektor pertambangan Indonesia seiring meningkatnya tuntutan global terhadap dekarbonisasi.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
PENELITI Senior Core Indonesia Muhammad Ishak Razak menilai, perpanjangan IUPK Grasberg milik PT Freeport untuk periode 2041–2061, mencerminkan masih rendahnya daya tawar RI.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved