Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRIA yang dituding menembak mati 50 warga Muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (5/4), duduk diam saat seorang hakim memerintahkan dirinya menjalani pemeriksaan psikologis untuk mengetahui apakah dia layak diadili untuk tuduhan pembunuhan.
Penyintas dan kerabat para korban tewas dalam aksi terorisme pada 15 Maret lalu itu memenuhi ruang sidang di Christchurch tempat Brenton Tarrant muncul lewat sambungan adio-visual dari penjara keamanan maksimum di Auckland.
Warga Australia berusia 28 tahun itu didakwa melakukan 50 pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan terkait penembakan yang mengejutkan dunia itu.
Baca juga: Tarrant Dijerat 50 Dakwaan Pembunuhan
Hakim Cameron Mander memerintahkan Tarrant untuk diperiksa dua dokter yang akan menetapkan dia cukup fit untuk diadili atau mengalami gangguan jiwa.
Tarrant duduk diam mendengar semua perkataan hakim. Dia tidak diharuskan mengajukan pernyataan dan akan ditahan hingga pengadilan berikutnya pada 14 Juni mendatang. (AFP/OL-2)
Tanah longsor menghantam area perkemahan di Gunung Maunganui, Selandia Baru. Sejumlah orang hilang, tim SAR berjuang di tengah cuaca ekstrem.
NASIB malang menimpa Andrew Joseph McLean, warga negara (WNA) asal New Zealand yang kini tertahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jimbaran.
Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, resmi menetapkan 7 November sebagai tanggal pemilu.
Kakapo, burung beo endemik Selandia Baru yang tak bisa terbang, terancam punah akibat siklus kawin langka dan keragaman genetik rendah. Ini penjelasan ilmiahnya.
Fosil penguin raksasa setinggi 1,6 meter ditemukan di Selandia Baru. Spesies purba ini hidup 66 juta tahun lalu usai punahnya dinosaurus.
Polisi Selandia Baru mengonfirmasi liontin Fabergé bertahtakan berlian yang ditelan seorang pria saat mencuri telah berhasil “dipulihkan secara alami”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved