Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA menyatakan pasukan militernya aka tetap bersiaga di Venezuela sepanjang diperlukan. Mereka menolak permintaan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, agar Rusia memindahkan pasukan militer dari negara yang sedang dilanda krisis berkepanjangan itu.
Penempatan pasukan dan peralatan militer Rusia sejak akhir pekan lalu, bertujuan mendukung Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Langkah itu meningkatkan ketegangan internasional, mengingat pemerintahan Trump mendorong perubahan rezim di Venezuela.
Pada Kamis waktu setempat, Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan keberadaan pasukan militernya di Venezuela tidak menimbulkan ancaman bagi siapapun.
Baca juga : Pemadaman Listrik Kembali Landa Venezeula
"Mereka (pasukan militer Rusia) terlibat dalam implementasi perjanjian bidang kerja sama militer. Mereka tetap berada di Venezuela selama diperlukan," ujar juru bicara kementerian, Maria Zakharova, kepada wartawan.
"Rusia tidak mengubah mengubah keseimbangan di negara itu. Rusia juga tidak mengancam siapapun, seperti yang dilakukan Washington," imbuhnya.
Pernyataan Zakharova merujuk komentar Trump bahwa Rusia harus keluar dari Venezulea. Berikut pernyataan dari Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang menekankan Washington tidak berencana untuk bernegosiasi dengan Maduro, serta ingin mengakhiri pengaruh Rusia dan Kuba di Caracas.
Lebih dari 50 negara termasuk AS, mengakui pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai presiden interim. Sementara itu, Rusia dan Tiongkok mendukung kepemimpinan Maduro.
Adapun Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menuding AS berupaya mengatur kudeta di negara penghasil minyak.
Atase militer Venezuela di Moskow juga menjelaskan kehadiran pasukan militer Rusia di Venezuela, mengacu kesepakatan kerja sama militer dan teknis. Mereka menegaskan tidak ada operasi militer.
Pada Sabtu kemarin, sebuah pesawat angkatan udara Rusia Antonov-124, serta Ilyushin Il-62 yang lebih kecil, mendarat di bandara utama di luar kota Caracas. Pesawat tersebut menurunkan sekitar 100 pasukan militer dan berton-ton peralatan.(AFP/OL-8)
Ribuan pendukung Nicolas Maduro berdemo di Caracas menuntut pembebasannya pascaoperasi militer AS. Presiden Interim Delcy Rodriguez kini hadapi tekanan politik.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Narasi pemerintah AS terkait penembakan dua imigran Venezuela di Oregon runtuh di pengadilan. Tak ada bukti keterlibatan geng Tren de Aragua seperti yang diklaim DHS.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved