Rabu 06 Februari 2019, 12:15 WIB

Bernama Trump, Siswa SD di AS Jadi Korban Perundungan

Willy Haryono | Internasional
Bernama Trump, Siswa SD di AS Jadi Korban Perundungan

AFP/HO/The White House

 

MENGALAMI perundungan selama berbulan-bulan karena memiliki nama yang sama dengan Presiden Amerika Serikat, Joshua Trump harus keluar dari sekolah dan pernah berkata kepada ibunya bahwa dia sudah kehilangan semangat hidup.

Kisah Joshua menarik perhatian Ibu Negara Melania Trump, yang mengundang bocah 11 tahun itu untuk bergabung dengan Donald Trump yang akan menyampaikan pidato kenegaraan pada Rabu (6/2) WIB.

Namun, populer di kancah nasional bukanlah harapan Joshua. Siswa kelas enam SD dari Wilmington, Delaware. Ia mengaku hanya ingin hidup seperti anak-anak SD pada umumnya.

"Saya sudah lelah dengan perundungan ini," ujar dia kepada kantor berita Inside Editon pada Desember lalu.

"Mereka selalu bertanya apakah saya adalah keluarga Donald Trump. Saya berkata, 'Apakah saya akan bersekolah di sini jika memang saudara Donald Trump?" tanyanya, seperti dikutip dari laman AFP.

Baca juga: Hawaii bakal Larang Rokok bagi Usia di Bawah 100 Tahun

Perundungan semakin memburuk sehingga orangtua Joshua terpaksa menariknya dari sekolah pada 2017. Joshua pun mengeyam pendidikan di rumah selama satu tahun, sebelum akhirnya dimasukkan kembali menjelang pendaftaran masuk sekolah menengah pertama.

Masalah tidak berhenti sampai di sana. Ibu Joshua, Megan Trump, berusaha mendaftarkan anaknya untuk menaiki bus sekolah yang berbeda agar tidak bersama sekumpulan anak yang sering merundung. Namun, di hari pertamanya, sopir bus justru menjadi orang yang bertanya-tanya mengenai nama Trump.

Sekolah Joshua kemudian menginstruksikan jajaran guru untuk tidak menggunakan nama belakang "Trump." Lima murid yang sering merundung Joshua juga dihukum dan sudah meminta maaf.

"Bahkan pihak sekolah sempat mempertimbangkan mengganti Trump menjadi Berto, yang merupakan nama belakang ayah Joshua," sebut Claudio Cerullo, pendiri situs TeachAntiBullying.org, kepada AFP.

"Tapi kami menyarankan Joshua agar tidak melakukan hal tersebut," lanjut dia.

Organisasi milik Cerullo menganugerahkan sebuah medali antiperundungan kepada Joshua tahun lalu, dan bulan kemarin, Gedung Putih menghubungi keluarganya untuk menghadiri pidato tahunan presiden.

Melania Trump menjadikan tema antiperundungan sebagai fokusnya sebagai Ibu Negara. Namun, Cerullo menilai Melania berada dalam posisi canggung, karena Presiden Trump selama ini kerap dikecam karena sering melontarkan pernyataan kontroversial.

"Ibu Negara dalam posisi yang sangat sulit. Saya berharap dia bisa menangani masalah tersebut," kata Cerullo. (Medcom/OL-2)

Baca Juga

DOK MI.

Penulis How To Murder Your Husband Diadili karena Membunuh Suami

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:55 WIB
Jaksa mengatakan penulis berusia 71 tahun itu berjuang untuk membayar hipoteknya, tetapi memperoleh jaminan hidup yang akan membayar total...
MI/Palce Amalo

Malam Ini, Ramos Horta Dilantik jadi Presiden Timor Leste

👤Palce Amalo 🕔Kamis 19 Mei 2022, 15:39 WIB
Pelantikan digelar di Tasi Tolu dihadiri puluhan undangan dari negara sahabat termasuk Indonesia. Dari Indonesia, hadir Menkopolhukam...
Wikipedia

Uniknya Kisah Helm Catok di Vietnam

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 14:43 WIB
Jika pertama kali menginjakkan kaki ke Vietnam maka lalu lintas di negara sosialis-komunis itu akan menyita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya