Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 14 nelayan berkewarganegaraan Indonesia yang sempat ditahan aparat Myanmar (sebelumnya disebut ditahan di Thailand) akhirnya akan kembali ke Tanah Air, hari ini, Rabu (30/1). Mereka akan langsung dipulangkan ke provinsi asal, Daerah Istimewa Aceh.
Mereka ditangkap pada November 2018 karena memasuki perairan Myanmar dan ditahan di Kawthaung, sekitar 24 jam perjalanan darat dari Ibu Kota Yangon.
“Awalnya, yang ditangkap 16 nelayan WNI. Tetapi, yang satu meninggal karena panik saat penangkapan, lalu loncat. Kapten kapal harus menjalani proses hukum,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhamad Iqbal, kepada awak media di Banda Aceh, Rabu (30/1).
Menurut rencana, lanjut dia, 14 WNI ini akan diserahterimakan langsung kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Serah terima akan dilakukan pada sore hari ini.
Baca juga: Ikut Kontestasi Politik, 4 Menteri Thailand Mengundurkan Diri
Kapal yang awalnya membawa 16 WNI asal Aceh ini memang merupakan kapal pencari ikan bernama KM Bintang Jasa. Mereka berangkat dari Kuala Idi, Aceh Timur, pada 31 Oktober 2018 sekitar pukul 14.00 WIB.
Para nelayan yang ditangkap tersebut bernama Jamaluddin, Nurdin, Samidan, Efendi, Rahmat, Saifuddin, Nazaruddin, Syukri, Darman, Safrizal, Umar, M Aris, Jamaluddin, Sulaiman, M Akbar, dan Paiturahman.
Pembebasan 14 nelayan itu tidak lepas dari komunikasi rutin yang dilakukan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi serta pendekatan KBRI Yangon kepada Pemerintah Myanmar. (Medcom/OL-2)
KEMENTERIAN Luar Negeri atau Kemlu RI mulai melaksanakan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran secara bertahap menyusul eskalasi ketegangan yang meningkat di kawasan Timur Tengah.
Setelah hampir dua bulan dalam penyanderaan, empat Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang diculik perompak di perairan Gabon akhirnya dibebaskan.
PULUHAN WNI yang mengikuti tur ziarah dilaporkan tertahan di Amman, Yordania, akibat penutupan ruang udara di kawasan tersebut, minta evakuasi pembatalan penerbangan
AMERIKA Serikat dan Israel menyerang Iran, negara di Timur Tengah. Turki yang berbatasan langsung dengan timur tengah mendorong diplomasi, WNI diminta waspada
Eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat semakin meluas dan berdampak pada sejumlah negara Teluk.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved