Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pelajar Israel dikabarkan dibunuh di Australia ketika sedang menelepon saudaranya, demikian disampaikan pihak kepolisian pada Kamis (17/1). Tubuh pelajar bernama Aiia Maasarwe, 21, itu ditemukan di dekat Universitas LaTrobe, tempat dia bersekolah, pada Rabu (16/1).
Polisi meminta masyarakat membantu memburu sang pembunuh. “Ini peristiwa mengerikan yang menimpa seorang wanita tidak bersalah. Padahal dia statusnya pengunjung ke kota kami,” kata salah satu polisi Inspektur Andrew Stamper.
Maasarwe yang Januari ini tengah menjalani bulan kelima di kampusnya disebutkan diserang ketika dalam perjalanan ke Bundoora pada Selasa (15/1) malam. Dia baru saja pulang dari sebuah klub komedi.
“Ketika sedang berbicara dengan saudaranya melalui telepon, ada yang aneh. Saudaranya mengatakan ponsel Maasarwe jatuh dan terdengar ada suara-suara lain,” kata Stamper.
Baca juga: Kapolres Pastikan tidak Ada Pemerkosaan dalam Kasus Pembunuhan Sekeluarga
Polisi saat itu juga mendapat kabar dari saudara Maasarwe mengenai penyerangan tersebut. Stamper mengatakan saat ini pihaknya belum bisa memastikan ini merupakan kasus pelecehan seksual, tapi penyidikan soal itu akan dilakukan. Dari tempat kejadian, polisi menemukan sebuah topi dan baju yang diduga milik pelaku.
“Saya sangat kaget dan tidak menyangka. Padahal, sebelum kejadian tersebut, istri saya ingin pergi ke Australia. Dia ajak saya dan bilang, kita ke Australia, sangat aman, sangat menyenangkan,” kata paman Maasarwe yang tinggal di Amerika Serikat, Rame.
Maasarwe menurut keluarganya merupakan anak yang ceria, pintar, dan gemar berpetualang. Rencananya, Maasarwe setelah menyelesaikan studinya akan pergi ke Tiongkok untuk bekerja di tempat usaha ayahnya. Sementara keluarga Maasarwe saat ini tengah menuju Australia. (AFP/OL-7)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved