Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAISAR Akihito menyampaikan pesan tahun baru terakhirnya pada Rabu (2/1) dan disambut isak tangis warga Jepang. Akihito menurut rencana akan turun tahta pada 30 April mendatang.
Dalam pidato di Istana Kerajaan yang dihadiri lebih dari 154 ribu orang, kaisar berusia 85 tahun itu berdoa antara lain untuk perdamaian dunia. Jumlah yang hadir itu adalah yang terbanyak untuk acara pesan tahun baru sejak ia naik tahta di tahun 1989.
"Selamat tahun baru. Saya senang dapat merayakannya bersama anda dalam cuaca yang cerah ini. Saya berdoa semoga tahun ini membawa kebahagiaan untuk kita semua. Semoga perdamaian dan kebahagiaan selalu menyertai seluruh warga di dunia," ujarnya yang disambut hadirin dengan lambaian bendera Jepang.
Baca juga: Ulang Tahun Akihito
Akihito lalu tampil di balkon istana sampai tujuh kali, dari biasanya lima kali, karena ingin agar lebih banyak warga yang hadir di luar istana.
Sejumlah warga berteriak "Terima kasih" saat Akihito melambai-lambaikan tangan, sementara lainnya menyanyikan lagu kebangsaan. Seorang perempuan terlihat menangis melihat sang kaisar muncul di balkon istana.
"Saya datang bersama ibu saya karena ingin melihat penampilan terakhirnya sebagai kaisar. Saya ingin sampaikan rasa terima kasih karena kerja kerasnya untuk bangsa ini," ujar Yume Nishimura, seorang mahasiswi, saat antre memasuki istana. (X-11)
DOMINASI Nintendo di kalangan generasi muda Jepang kembali terlihat melalui berbagai survei yang menempatkan brand tersebut, bersama konsol Nintendo Switch, jadi merk kuat.
PEMERINTAH Jepang menegaskan akan mengerahkan seluruh upaya diplomatik bersama komunitas internasional untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik yang meningkat.
JEPANG meningkatkan upaya diplomatik untuk menjaga stabilitas Selat Hormuz, jalur vital impor minyak mentah yang menjadi penopang utama kebutuhan energi nasional.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Program subsidi tersebut juga mencakup bahan bakar diesel dan minyak berat untuk membantu meredakan tekanan biaya bagi dunia usaha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved