Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, mengecam keras aksi kekerasan dan genosida yang terus dilakukan Zionis Israel di Gaza, Palestina, serta pembunuhan terhadap pasukan perdamaian PBB asal Indonesia di Lebanon. Pernyataan tegas tersebut disampaikan dalam acara Silaturahmi Idulfitri 1447 H PP Muhammadiyah yang berlangsung di Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tangerang Selatan, pada Selasa (31/3).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Fahri Hamzah, anggota DPD RI Irman Gusman, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Rektor UMJ Ma'mun Murod, serta jajaran pengurus Muhammadiyah dari berbagai tingkatan.
Dalam pidatonya, Haedar Nashir menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga anggota pasukan perdamaian PBB di Lebanon, termasuk Farizal Rhomadhon yang merupakan kader Muhammadiyah asal Kulon Progo, Yogyakarta. Ia mengutuk segala bentuk penindasan yang dilakukan Zionis Israel dan menilai kondisi global saat ini mencerminkan kegagalan peradaban modern yang bersifat katastropik.
Haedar menyoroti lemahnya hukum internasional, di mana pelaku kejahatan internasional yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) masih bebas berkuasa dan mengangkangi tatanan dunia. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah akan tetap konsisten menjalankan peran kemanusiaan dan moral guna menjaga martabat peradaban.
Terkait konteks kebangsaan, Haedar mengingatkan pentingnya memegang teguh keputusan Tanwir Makassar 2015 mengenai Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi wa Syahadah. Muhammadiyah berkomitmen untuk terus merawat nilai-nilai kebangsaan, agama, dan kebudayaan serta bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk memajukan kehidupan masyarakat. Ia menekankan bahwa Muhammadiyah harus tetap diposisikan sebagai organisasi kemasyarakatan yang fokus menanamkan kebaikan dan mencerdaskan bangsa.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UMJ Ma'mun Murod menilai kecaman terhadap Zionis Israel dan kebijakan Amerika Serikat adalah reaksi wajar dari masyarakat internasional yang berpikir kritis. Sebagai Guru Besar Ilmu Politik, ia menyayangkan posisi negara-negara Timur Tengah, khususnya negara produsen minyak, yang seharusnya memiliki daya tawar lebih tinggi untuk mendikte kebijakan global alih-alih didikte oleh kekuatan asing.
Ma'mun juga meluruskan persepsi mengenai stabilitas di kawasan tersebut, dengan mencatat bahwa dalam sejarahnya sejak 1979, Iran tidak pernah tercatat memulai serangan terlebih dahulu terhadap negara lain.
Ukhuwah
Selaku tuan rumah,Abdul Mu’ti mengutarakan Silaturahmi Idulfitri yang digelar PP Muhammadiyah guna mempererat ukhuwah dan solidaritas antarkader Muhammadiyah, termasuk yang berkiprah di berbagai lembaga.
“Silaturahmi ini bagian upaya kita bersama dalam meningkatkan ukhuwah dan solidaritas, tidak hanya di internal warga Persyarikatan Muhammadiyah juga dengan kader yang berdiaspora di berbagai lembaga,” ujarnya. Muti menyampaikan permohonan maaf dalam penyelenggaraan dan aktivitas selama ini ada yang tidak berkenan kepada PP Muhammadiyah.
Dalam kesempatan itu, sebagai Ketua BPH UMJ ia menilai UMJ menunjukkan perkembangan dan kemajuan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dari aspek akademik, kelembagaan, maupun kontribusi bagi masyarakat. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi UMJ guna bertransformasi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang kian kompetitif.
Mu’ti yang juga Mendikdasmen ini berkomitmen UMJ meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi kader Muhammadiyah yang menempuh pendidikan di UMJ.
Ditegaskannya UMJ terus berkomitmen berpihak pada warga Persyarikatan melalui program-program afirmatif, khususnya bagi para kader yang menempuh studi di UMJ.Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini juga meminta UMJ berbenah, berinovasi serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan.(H-2)
Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir minta masyarakat tak persoalkan perbedaan Idul fitri 1447 H. Ia dorong kalender global tunggal sebagai solusi masa depan.
Dalam khutbah Idulfitri 1447 H di UMY, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan ibadah Ramadan harus melahirkan perubahan perilaku nyata.
SETELAH sebulan penuh berpuasa, muslim merayakan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhamadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya membangun budaya dan peradaban tinggi melalui pendidikan, disiplin, dan pengembangan intelektual.
WACANA menempatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian dinilai tidak relevan dengan arah reformasi.
Kemendikdasmen memandang bahwa keberlangsungan pembelajaran tatap muka merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas layanan publik di bidang pendidikan.
Dia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan penggunaan kendaraan umum agar dapat dimanfaatkan oleh para siswa.
Abdul Mu'ti mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan disparitas pandangan sebagai sumber konflik, melainkan sebagai arena berlomba dalam kebaikan.
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung penuh penerapan Peraturan Pemerintah tentang PP Tunas.
Pemerintah memastikan sekolah tetap berlangsung tatap muka di tengah krisis global, dengan fokus pada capaian akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved