Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Waspada Bahaya Campak Dewasa, Lebih Fatal dari Gejala pada Anak?

Putri Rosmalia Octaviyani
01/4/2026 18:48
Waspada Bahaya Campak Dewasa, Lebih Fatal dari Gejala pada Anak?
Ilustrasi campak pada orang dewasa.(Dok. Freepik)

PENYAKIT campak sering kali dianggap sebagai infeksi saluran pernapasan biasa yang hanya menyerang anak-anak, namun faktanya orang dewasa yang belum memiliki kekebalan juga sangat rentan terinfeksi. Infeksi virus rubeola pada kelompok dewasa justru cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat dan risiko komplikasi yang lebih fatal dibandingkan pada anak-anak.

Campak sangat menular melalui droplet atau percikan air liur saat penderita batuk dan bersin. Pada orang dewasa, masa inkubasi virus ini tetap sama, namun dampak sistemik yang ditimbulkan bisa jauh lebih mengganggu produktivitas dan kesehatan jangka panjang.

Seberapa Berbahaya Campak pada Orang Dewasa?

Bahaya campak dewasa tidak boleh diremehkan karena risiko komplikasi yang meningkat seiring bertambahnya usia. Berikut adalah beberapa tingkat bahaya komplikasi campak yang mengintai:

  • Pneumonia (Infeksi Paru-paru): Ini adalah penyebab kematian paling umum akibat campak pada orang dewasa. Virus campak dapat melemahkan sistem imun sehingga bakteri lebih mudah menyerang paru-paru.
  • Ensefalitis (Radang Otak): Meski jarang, komplikasi ini sangat serius. Gejalanya meliputi sakit kepala hebat, kejang, hingga koma, yang dapat terjadi segera setelah ruam muncul.
  • Gangguan Fungsi Hati: Orang dewasa yang terkena campak lebih sering melaporkan adanya peradangan pada hati (hepatitis virus) yang ditandai dengan peningkatan enzim hati.
  • Risiko pada Ibu Hamil: Jika menyerang wanita dewasa yang sedang hamil, campak dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

Data medis menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 4 orang dewasa yang terkena campak harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat komplikasi pernapasan atau dehidrasi berat.

Gejala Campak Dewasa

Gejala campak dewasa diawali dengan demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah (konjungtivitis). Ciri khas lainnya adalah munculnya bintik putih di dalam mulut (bercak Koplik) sebelum ruam merah menyebar ke seluruh tubuh.

Langkah pencegahan terbaik bagi orang dewasa adalah memastikan status imunisasi. Jika belum pernah mendapatkan vaksin atau tidak yakin sudah pernah terkena campak, pemberian vaksin MR (Measles-Rubella) sangat disarankan untuk memutus rantai penularan dan menghindari risiko fatalitas. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya