Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Kemenkes: Vaksin Campak Dewasa Butuh Studi Efikasi Badan POM

M Iqbal Al Machmudi
01/4/2026 18:44
Kemenkes: Vaksin Campak Dewasa Butuh Studi Efikasi Badan POM
Ilustrasi vaksin campak dewasa.(Dok. Freepik)

WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan vaksinasi campak dewasa seperti untuk tenaga kesehatan (nakes) butuh studi efikasi dari Badan POM. 

"Jadi vaksinasi ini yang paling penting kan sebenarnya surat indikasinya. Itu kan untuk anak-anak, tapi sebenarnya ada studinya untuk orang dewasa. Kita minta klarifikasi dari Badan POM dulu bahwa vaksinasi ini memang ada studi efikasinya untuk orang dewasa," kata Dante di Jakarta, Rabu (1/4).

Jika sudah mendapat surat klarifikasi maka akan langsung diselenggarakan vaksinasi campak dewasa untuk para nakes, tenaga medis, dan dokter yang mempunyai potensi tinggi tertular.

Pemerintah juga bisa memilih 10 daerah prioritas agar nakesnya bisa diberikan vaksin campak.

"Kita pilih 10 daerah prioritas dulu yang paling tinggi kasusnya. Sebanyak 10 daerah prioritas itu akan kita vaksinasi yang paling tinggi nakesnya. Setelah daerah vaksinasi yang tinggi, kita evaluasi apakah ada potensi untuk menyebarkan ke daerah yang lain," ungkapnya.

Selain vaksin campak, menurut Dante yang paling penting lainnya ialah promosi kesehatan dan edukasi tentang pencegahan campak.

"Tapi yang paling penting dari itu sebenarnya bukan vaksinasi. Yang paling penting adalah komunikasi, informasi, dan edukasi. Gimana cuci tangan yang benar, gimana selalu pakai masker waktu periksa. Itu akan kita masyarakatkan lagi baik kepada nakes maupun kepada masyarakat," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya