Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Tempe Berbahaya bagi Pria? Ini Penjelasan Medisnya

Basuki Eka Purnama
30/3/2026 16:09
Tempe Berbahaya bagi Pria? Ini Penjelasan Medisnya
Ilustrasi(Medcom)

ISU mengenai bahaya konsumsi tempe bagi pria kembali mencuat dan memicu kekhawatiran masyarakat. Kandungan fitoestrogen pada kedelai dituding dapat mengganggu keseimbangan hormon maskulin. 

Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman, memberikan klarifikasi ilmiah guna meluruskan miskonsepsi tersebut.

Kemiripan Struktur, bukan Fungsi

Dalam tayangan IPB Pedia di kanal YouTube IPB TV, Prof. Ahmad menjelaskan bahwa kekhawatiran masyarakat umumnya bersumber dari kesalahpahaman mengenai mekanisme biologis senyawa isoflavon. 

Meski secara kimiawi mirip dengan estrogen (hormon pada wanita), fitoestrogen dari tumbuhan tidak bekerja dengan cara yang sama di tubuh manusia.

"Sebetulnya itu senyawa yang rumus kimianya mirip estrogen, tetapi tidak sama. Senyawa isoflavon seperti daidzein dan genistein strukturnya memang mirip, tetapi tidak otomatis memiliki fungsi seperti estrogen," ujar Prof. Ahmad.

Keunggulan Proses Fermentasi

Lebih lanjut, Prof. Ahmad memaparkan bahwa tempe justru memiliki kadar fitoestrogen yang lebih rendah dibandingkan produk olahan kedelai lainnya, seperti susu kedelai atau suplemen. Hal ini karena proses fermentasi yang dialami tempe berhasil memecah senyawa kompleks menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna.

Selain aman, tempe menyimpan kekayaan nutrisi yang unik, di antaranya:

  • Protein tinggi untuk kebutuhan otot.
  • Vitamin B12 hasil fermentasi (sangat langka pada sumber nabati).
  • Zat besi dan serat untuk metabolisme dan pencernaan.

Anjuran Konsumsi

Terkait porsi, Prof. Ahmad menegaskan tidak ada batasan ketat bagi pria untuk mengonsumsi tempe selama masih dalam batas kewajaran sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG).

"Tempe tidak berbahaya bagi pria. Justru dengan kandungan protein dan gizinya yang lengkap, tempe merupakan pilihan pangan sehat yang dapat dikonsumsi semua kalangan," pungkasnya.

Dengan pengolahan yang tepat, tempe tetap menjadi salah satu sumber protein terbaik yang aman dan sangat dianjurkan, baik bagi masyarakat umum maupun pelaku gaya hidup vegetarian dan vegan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya