Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Ajang MR.D.I.Y. 2026 Jadi Ruang Seniman Lokal Go Internasional

Insi Nantika Jelita
29/3/2026 22:52
Ajang MR.D.I.Y. 2026 Jadi Ruang Seniman Lokal Go Internasional
M Aidi Yupri melalui karya berjudul "Rakit Rekat Nusantara" merupakan Pemenang Grand Prize (Kategori Umum) di MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2025 dan meraih Judges Pick Award (Kategori Umum) pada MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2025.(Dok. MR.D.I.Y. Indonesia)

UPAYA mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia terus dilakukan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. MR.D.I.Y. Indonesia menghadirkan MR.D.I.Y. Art Competition 2026 dengan menggandeng IndoArtNow sebagai mitra kolaborasi. Kompetisi ini diharapkan menjadi platform yang mampu memperkuat ekosistem seni sekaligus membuka peluang lebih luas bagi seniman Indonesia untuk menembus pasar global.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah menilai pentingnya menghadirkan ruang yang mampu menjembatani potensi seniman lokal dengan peluang global. 

"Kami ingin menghadirkan ruang bagi potensi anak bangsa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membuka peluang agar karya mereka dikenal lebih luas hingga ke tingkat internasional," ujarnya dalam keterangan resmi.

Hal senada disampaikan Pendiri IndoArtNow Tom Tandio. Ia menilai kompetisi ini dapat menjadi katalis dalam memperluas eksposur seniman Indonesia. Pencapaian finalis Indonesia di tingkat regional tahun lalu menunjukkan potensi besar seniman Tanah Air untuk bersaing di kancah internasional. 

"Platform seperti ini penting untuk terus mendorong perkembangan talenta kreatif," ujarnya.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Diandra Lamees, pemenang Grand Prize kategori pelajar pada kompetisi regional 2025. Ia menilai ajang tersebut memberikan dampak nyata bagi perjalanan kariernya di dunia seni. 

"Kompetisi ini memberi ruang untuk bereksplorasi sekaligus memperkenalkan karya ke audiens yang lebih luas," katanya.

MR.D.I.Y. Art Competition 2026 akan dibuka pendaftarannya pada 1 April hingga 30 Juni 2026. Kompetisi ini terbagi dalam tiga kategori, yakni profesional, umum, serta pelajar dan mahasiswa. Tahun ini, Indonesia juga dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi tingkat regional yang akan mempertemukan pemenang dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Para pemenang dari kategori umum serta pelajar dan mahasiswa akan melaju ke tingkat regional tersebut.

Kompetisi mengusung tema 'Strength and Resilience' yang mencerminkan semangat adaptasi dan ketahanan masyarakat. Penilaian karya mencakup aspek kreativitas, orisinalitas, kesesuaian tema, kualitas artistik, serta konsep yang diusung.

MR.D.I.Y. Indonesia menyiapkan total hadiah sebesar Rp370 juta. Untuk kategori profesional, grand prize mencapai Rp125 juta. Sementara kategori umum menawarkan hadiah utama Rp85 juta, diikuti Judge’s Award Rp50 juta dan President Director’s Award Rp35 juta. 

Adapun untuk kategori pelajar dan mahasiswa, disediakan grand prize Rp30 juta, Judge’s Award Rp25 juta, serta President Director’s Award Rp20 juta. Proses kurasi melibatkan sejumlah pelaku seni seperti RE Hartanto, Mitha Budhyarto, Abigail Hakim, serta Edwin Cheah.

Melalui inisiatif seperti kompetisi seni ini, perusahaan berupaya memperkuat peran dalam mendukung pengembangan komunitas sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya