Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Terungkap! Sinar Matahari Bisa Mengubah DNA Kulit Selamanya

 Gana Buana
26/3/2026 14:37
Terungkap! Sinar Matahari Bisa Mengubah DNA Kulit Selamanya
Sinar Matahari Bisa Mengubah DNA Kulit Selamanya.(Freepik)

PAPARAN sinar ultraviolet (UV) bukan sekadar masalah kulit kusam atau terbakar matahari (sunburn). Pakar kesehatan memperingatkan bahwa radiasi matahari dalam jangka panjang mampu mengubah struktur genetik atau DNA sel kulit manusia. Kerusakan ini bersifat permanen dan menjadi pintu masuk utama bagi penuaan dini (photoaging) hingga penyakit mematikan seperti kanker kulit.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, R Amanda Sumantri, menegaskan bahwa akumulasi paparan UV selama bertahun-tahun adalah ancaman nyata bagi kesehatan kulit masyarakat urban saat ini.

“Paparan sinar ultraviolet yang mengenai kulit selama bertahun-tahun akan mengubah DNA dalam sel-sel kulit sehingga memicu penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit,” ujar Amandadilansir dari Antara, Kamis (26/3).

Gejala Photoaging yang Sering Diabaikan

Banyak orang menganggap kerutan adalah faktor usia alami, padahal sering kali itu adalah dampak radiasi. Beberapa tanda klinis yang harus diwaspadai meliputi:

  • Munculnya pembuluh darah laba-laba (spider veins) di area hidung, pipi, dan leher.
  • Hilangnya elastisitas kulit secara drastis serta penipisan lapisan kulit.
  • Bercak merah kasar dan bersisik (keratosis aktinik) yang merupakan fase pra-kanker.
  • Perubahan pigmen ekstrem seperti melasma, bintik penuaan, hingga bercak putih di ekstremitas (lengan dan kaki).

Kerusakan DNA pada sel kulit akibat sinar ultraviolet tidak dapat pulih sepenuhnya seperti semula. Perlindungan sejak dini adalah langkah krusial.

Protokol Perlindungan Wajib

Mengingat sifat kerusakannya yang akumulatif, Amanda menyarankan protokol perlindungan berikut:

  1. Gunakan tabir surya ber-SPF tinggi dan antiair setiap hari.
  2. Wajib re-apply (oles ulang) setiap dua jam sekali.
  3. Gunakan pelindung fisik: Topi lebar, kacamata hitam anti-UV, dan pakaian lengan panjang.
  4. Hindari paparan matahari langsung pada jam puncak: Pukul 10.00 hingga 16.00.

Opsi Perawatan Medis untuk Perbaikan Kulit

Meski DNA tidak bisa kembali 100%, tanda-tanda penuaan dini dapat disamarkan melalui intervensi medis modern, antara lain:

  • Laser Skin Rejuvenation: Menstimulasi kolagen untuk mengencangkan kulit.
  • Microdermabrasion & Chemical Peels: Mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur warna kulit.
  • Dermal Filler: Menggantikan volume kolagen alami yang hilang.
  • Intense Pulsed Light (IPL): Memanfaatkan gelombang cahaya untuk menghapus tanda penuaan.

Masyarakat diimbau untuk tidak meremehkan penggunaan pelindung surya demi meminimalkan risiko jangka panjang yang mengancam nyawa.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya