Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA perlindungan terhadap Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) memasuki babak baru. Tim TNUK bersama Yayasan Jaringan Satwa Indonesia (JSI-JAAN) secara resmi mengoperasikan K9 Anti-Poaching Unit sebagai garda terdepan dalam mencegah perburuan liar di kawasan tersebut.
Kehadiran unit anjing pelacak ini menjadi sejarah baru dalam dunia konservasi tanah air, karena merupakan unit pengamanan hutan pertama yang bersifat permanen di Indonesia.
Sebagai proyek percontohan yang menjanjikan, unit ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengamanan kawasan secara menyeluruh guna memastikan populasi Badak Jawa di alam liar dapat bertahan dan terus bertambah.
Meski baru dibentuk dan menjalani latihan intensif sejak Oktober 2025, efektivitas K9 Anti-Poaching Unit telah teruji nyata di lapangan.
Hingga saat ini, tim telah berhasil mengidentifikasi sedikitnya 21 pelanggaran di dalam hutan TNUK. Temuan tersebut mencakup pemasangan jerat serta bekas tebangan lama berukuran tiang yang mengancam habitat satwa.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan luar biasa personel unit yang telah mengantongi sertifikasi internasional. Dalam operasionalnya, unit K9 bergerak cepat bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menindak setiap pelanggaran yang ditemukan di area hutan.
Guna menjaga ketajaman insting dan kemampuan taktikal, peningkatan kapasitas unit dilakukan secara berkelanjutan
TNUK mendatangkan pelatih profesional dari International Fund for Animal Welfare (IFAW) secara rutin untuk memberikan pelatihan berstandar global.
Selain dukungan internasional, pengamanan ini juga diperkuat melalui sinergi dengan aparat penegak hukum dari unsur TNI dan POLRI. olaborasi lintas sektor ini menjadi krusial mengingat TNUK menerapkan kebijakan Zero Poachers (nol pemburu) demi melindungi warisan dunia yang diakui UNESCO tersebut.
Taman Nasional Ujung Kulon, yang terletak di ujung paling barat Pulau Jawa, memiliki luas kawasan sekitar 122.956 hektare. Hingga saat ini, diperkirakan masih terdapat sekitar 50 hingga 60 ekor Badak Jawa yang hidup di habitat terakhirnya ini.
Dengan adanya K9 Anti-Poaching Unit, langkah mitigasi terhadap ancaman perburuan satwa liar diharapkan menjadi jauh lebih efektif dan terukur. (Z-1)
Rekaman tersebut diperoleh Tim Monitoring dan Evakuasi Operasi Merah Putih Translokasi Badak Jawa pada 29 Januari 2026 pukul 22.17 WIB.
Diharapkan gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya pelestarian kawasan Ujung Kulon.
SEEKOR anak badak jawa (Rhinoceros sondaicus) lahir di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Banten.
Anak badak jawa yang baru ditemukan tersebut diberi nama IRIS oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 6 September 2024, yang disampaikan ketika menerima tamu dari BEZOS.
DEPARTEMEN Lingkungan Hidup BEM Universitas Indonesia 2024 menggelar kegiatan The 13th UI YEA yang dilaksanakan pada 21-30 Juni 2024, di Desa Ujungjaya, Ujung Kulon, Banten.
HARI ketiga pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisaru, Bandung Barat, melibatkan 12 anjing pelacak (K9) dari Polda Jawa Barat dan Kantor SAR Semarang.
Kematian Reno, anjing pelacak K-9 berjenis Belgian Malinois, menjadi duka bagi Kepolisian Daerah Riau.
Kehadiran anjing pelacak ini diharapkan mampu menembus keterbatasan personel dalam menjangkau titik-titik rawan yang sulit diakses.
Dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI melihat langsung fasilitas pelatihan, menyaksikan sesi simulasi pelacakan oleh anjing K9.
Bea Cukai Tarakan berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas di perairan Muara Selor, Kalimantan Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved