Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Tips Mudik Keluarga Sehat dari Ahli: Jangan Makan Sembarangan, Biasakan Cuci Tangan

M Iqbal Al Machmudi
16/3/2026 22:00
Tips Mudik Keluarga Sehat dari Ahli: Jangan Makan Sembarangan, Biasakan Cuci Tangan
Ilustrasi(Freepik.com)

DIREKTUR Pascasarjana Unversitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama, membagikan tips agar masyarakat yang mudik bisa berangkat dan pulang dalam kondisi sehat.

Pertama, menyiapkan dan membawa  bekal yang cukup untuk perjalanan karena tidak mungkin terjadi macet panjang. 

"Siapkan makanan dan minuman selama di perjalanan serta obat-obatan. Kedua, tentu akan lebih baik lagi kalau kita mengecek kesehatan sebelum berangkat mudik. Cek atau setidaknya konsultasi kesehatan jadi amat diperlukan bagi mereka yang mengidap penyakit kronik yang sudah lama, misalnya hipertensi, DM, penyakit saluran cerna, asma atau lainnya," kata Tjandra, Senin (16/3). 

Konsultasi akan membuat para pemudik mempersiapkan kesehatan lebih baik, obat apa yang perlu disiapkan dan apa yang perlu dilakukan kalau ada serangan penyakit selama perjalanan atau di kampung halaman. 

Selanjutnya yakni upayakan agar ketika berangkat badan dalam keadaan sehat dan bugar. Sehingga jangan sampai lelah bekerja langsung berkendara puluhan atau ratusan kilometer. 

Upayakan juga agar jangan berangkat pada saat puncak-puncaknya arus mudik, Ini memang tidak mudah karena berhubungan dengan pekerjaan dan lainnya, tapi hal ini baik jadi perhatian bila memungkinkan. 

"Upayakan juga sarana agar anak-anak dapat menikmati perjalanan mudik, misalnya membawa bahan bacaan atau juga permainan sederhana, tentu jangan waktu dihabiskan dengan main gadget," ucapnya.

Ketiga yakni, dalam perjalanan maka harus selalu menjaga kebersihan. Kebiasaan mencuci tangan harus terus diberdayakan, dan jangan buang sampah sembarangan. 

Termasuk jangan sampai makan  sembarangan, dan jangan pula konsumsi makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal. Dalam perjalanan juga silahkan memanfaatkan pos kesehatan dipanjang arus mudik dan jangan ragu-ragu berkonsultasi pada petugas kesehatan kalau diperlukan.

Keempat, istirahat saat lelah berkendara dan jangan memaksakan diri. Panduan umum adalah perlu istirahat sesudah sekitar 4 jam mengemudi. 

"Jangan pula karena tidak mau istirahat lalu malah mengonsumsi berlebihan minuman tertentu yang dianggap dapat menyegarkan. Ingat bahwa kelelahan berkendara merupakan hal yang amat rawan untuk kecelakaan lalu lintas," tuturnya.

Selain itu, karena sedang ada peningkatan kasus campak dan bahkan KLB campak di beberapa daerah yang bukan tidak mungkin jadi tujuan perjalanan, maka pastikan imunisasi campak sudah diberikan, baik ke anak maupun juga ke dewasa yang ber risiko tertular dan mendapat sakit yang berat. 

Kalau mengalami demam dan apalagi ada ruam-ruam merah di kulit maka segera berkonsultasi ke petugas kesehatan setempat.

Kelima adalah kendaraan yang digunakan untuk mudik lebaran harus dalam keadaan baik, cek beberapa hari sebelum berangkat. Berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas. 

Sedapat mungkin memang jangan  gunakan sepeda motor untuk mudik yang sampai ratusan kilometer, apalagi dengan barang bawaan yang banyak serta bawa anak pula. 

Kalau menggunakan kendaraan umum maka ikuti aturan yang ada dan siapkan skenario kalau harus pindah antar moda transportasi, misalnya dari kereta api ke bus dll, supaya waktu transit tidak terlalu melelahkan. 

"Begitu sampai di kampung halaman sesudah puluhan jam di jalan maka baik untuk istirahat dulu dan baru berkunjung ke berbagai tempat di kampung, jangan memaksakan diri," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik