Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA alam langka berupa gerhana bulan total diprediksi akan menyapa langit Indonesia pada Selasa (3/2) besok. Bagi umat Muslim, peristiwa ini bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui salat gerhana atau salat khusuf.
Gerhana bulan total atau blood moon terjadi saat posisi Bumi, Matahari, dan Bulan sejajar, sehingga cahaya Matahari terhalang oleh Bumi dan hanya cahaya merah yang terpantul ke Bulan. Fenomena ini menjadi kesempatan penting bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah salat Khusuf (salat gerhana bulan).
Menurut ajaran Islam, Salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf) memiliki hukum sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan baik secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Anjuran ini didasarkan pada hadits Nabi yang menegaskan bahwa fenomena gerhana merupakan tanda kebesaran Allah, dan ketika melihatnya, umat Islam dianjurkan untuk berdoa dan salat.
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Maka apabila kalian melihatnya, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, salattlah, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ibadah Salat Khusuf berbeda dengan salat sunnah biasa karena memiliki ciri khas dua kali rukuk dalam setiap rakaat. Berikut urutan secara singkat menurut sumber fikih yang diakui:
Sebelum memulai salat, niatkan dalam hati:
Arab (Imam):
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatal khusuf al qamari rak’ataini imaman lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat salat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
(Niat bisa disesuaikan jika dilakukan sebagai makmum atau sendiri.)
Salat dilakukan 2 rakaat, dengan tata cara sebagaimana berikut:
- Takbiratul ihram
- Baca Al-Fatihah lalu surat panjang
- Ruku pertama yang panjang
- Bangun, baca Al-Fatihah lagi dan surat lain
- Ruku’ kedua
- Sujud dua kali (seperti salat biasa)
- Ulangi urutan di atas untuk rakaat kedua
- Tasyahud dan salam
Ciri utama salat ini adalah adanya dua kali rukuk per rakaat, sehingga totalnya adalah 2 rakaat, 4 ruku, dan 4 sujud.
Selain salat, umat Islam dianjurkan memperbanyak:
- Doa dan istighfar
- Takbir dan dzikir
- Sedekah dan taubat
Fenomena gerhana diingatkan bukanlah pertanda buruk, tetapi momen untuk merenungi kebesaran Allah SWT.
Salat gerhana bukan sekadar ritual ibadah, melainkan menjadi sarana untuk bertakwa kepada Allah. Ibadah ini mengajarkan umat untuk senantiasa mengingat kebesaran Allah SWT ketika menyaksikan tanda-tanda ciptaan-Nya di alam semesta.
Melalui salat gerhana, umat Islam juga diajak untuk menolak berbagai takhayul, termasuk anggapan bahwa gerhana berkaitan dengan kematian atau kelahiran seseorang, sebuah keyakinan yang telah ditegaskan tidak benar oleh Nabi Muhammad SAW. Lebih dari itu, momentum gerhana mendorong umat untuk memperbanyak doa, memperkuat keimanan, melakukan introspeksi diri, serta meningkatkan amal kebaikan sebagai bentuk ketundukan kepada Allah SWT.
(NASA Science, Kemenag/H-3)
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Panduan lengkap Salat Gerhana Bulan (Khusuf) 3 Maret 2026. Lengkap dengan teks Arab niat, tata cara dua kali ruku, dan amalan sunah saat gerhana.
BMKG memastikan akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Fenomena alam ini dapat diamati secara langsung dari berbagai wilayah di Indonesia.
OBSEVATORIUM Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan menggelar pengamatan fenomena Gerhana Bulan Total yang diperkirakan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.
Pelajari apa itu Gerhana Bulan Total, proses terjadinya, hingga alasan mengapa bulan berwarna merah (Blood Moon). Cek juga jadwal gerhana tahun 2026!
FENOMENA gerhana matahari cincin atau annular solar eclipse dipastikan terjadi pada 17 Februari 2026.
GERHANA bulan sebagian (GBS) diprediksi akan terjadi pada besok, Minggu, 29 Oktober 2023. Jam berapa gerhana ini bisa disaksikan oleh masyarakat Indonesia?
Gerhana matahari bukan sekadar fenomena alam belaka. Hal itu sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an.
GERHANA Matahari Hibrida berlangsung pada Kamis, 20 April 2023, hari ini, dan umat Islam dianjurkan untuk melakukan salat gerhana (kusuf). Begini tata cara salat gerhana.
Islam mengajarkan bahwa Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan adalah peristiwa astronomi yang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved