Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS campak kembali mendapat sorotan setelah Kemenkes menerima notifikasi resmi melalui mekanisme International Health Regulations (IHR) dari otoritas kesehatan Australia terkait satu kasus campak yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia.
"Kasus impor campak dari Indonesia sangat mungkin terjadi, dan standar operasional yang berlaku mengirimkan notifikasi IHR agar Indonesia aware dan melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian terhadap risiko KLB campak di Indonesia. Mengapa campak menjadi penting karena penularannya yang cepat dan rentan menjadi KLB/Wabah," kata Epidemiolog Masdalina Pane saat dihubungi, Senin (23/2).
Kasus penularan campak lintas batas negara menjadi catatan besar bahwa cukup banyak penyakit rawan wabah di Indonesia yang masih menjadi masalah di global.
Dampaknya akan dirasakan oleh WNI yang akan pergi ke luar negeri. Contohnya penyakit polio, jemaah haji dan umrah WNI terpaksa harus dilakukan vaksinasi polio sementara negara lain di kawasan seperti Malaysia dan Brunei Darusalam tidak harus.
"Sehingga ini akan mempengaruhi marwah Bangsa Indonesia karena disamakan dengan negara least develop countries (negara sulit berkembang) seperti Afganistan, dan negara developing country seperti Nigeria dan Pakistan, padahal kita sudah masuk di Upper middle income country," ungkapnya.
Negara-negara tersebut harus vaksin polio untuk haji dan umrah. Begitu pula Tuberkulosis (Tb) paru, beberapa negara mewajibkan bebas Tb jika akan berada disana >6 bulan seperti Jepang dan Inggris.
"Jadi pemerintah harus serius dalam upaya eliminasi campak tahun 2026 ini yang tinggal 10 bulan lagi akan berakhir," ucapnya.
Ia menilai campak merupakan menjadi penyakit menular yang masih bersirkulasi aktif di Indonesia hingga saat ini.
Pada tahun 2025 tercatat 9.760 kasus terkonfirmasi, dan hingga Februari 2026 dilaporkan 269 kasus.
"Target eliminasi campak tahun 2026 sepertinya akan sulit untuk dicapai jika cakupan imunisasi yang berkualitas tidak tercapai," pungkasnya. (H-2)
Pada 2024, cakupan MR1 tercatat sebesar 92 persen, sedangkan MR2 hanya mencapai 82,3 persen.
DIRECTOR of Communicable Disease Control Directorate atau otoritas kesehatan Australia Barat di Perth mengeluarkan Kewaspadaan Campak (Measles Allert) untuk warganya pada 12 Februari 2026.
Musim hujan memicu lonjakan berbagai penyakit infeksi pada anak, mulai dari influenza, campak, hingga cacar air, yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh penyakit campak dan cacar air pada anak, terutama saat musim hujan.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
DIRECTOR of Communicable Disease Control Directorate atau otoritas kesehatan Australia Barat di Perth mengeluarkan Kewaspadaan Campak (Measles Allert) untuk warganya pada 12 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved