Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa: Tips Ampuh dari Ketua PDGI

Putri Rosmalia Octaviyani
18/2/2026 23:11
Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa: Tips Ampuh dari Ketua PDGI
Ilustrasi, bau mulut saat puasa.(Dok. Freepik)

MASALAH bau mulut atau halitosis sering menjadi kendala utama bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kondisi bau mulut saat puasa ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga menurunkan rasa percaya diri saat berinteraksi.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri, M.K.M, menjelaskan bahwa secara medis, bau mulut saat berpuasa disebabkan oleh penurunan produksi air liur (saliva). Penurunan ini membuat bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang biak.

"Mencegahnya antara lain dengan menyikat gigi secara teratur, terutama setelah sahur dan sebelum tidur, serta membersihkan lidah, karena banyak bakteri penyebab bau mulut berada di permukaan lidah," ujar Usman.

Penyebab Utama Bau Mulut Saat Puasa

Selama belasan jam tidak makan dan minum, kelenjar ludah tidak terstimulasi secara maksimal. Padahal, air liur berfungsi sebagai pembersih alami yang membilas bakteri. Ketika mulut kering, sisa protein dari makanan akan dipecah oleh bakteri anaerob dan menghasilkan senyawa sulfur yang berbau tajam.

Panduan Kebersihan Gigi Selama Ramadhan

Untuk menjaga napas tetap segar, diperlukan rutinitas kebersihan yang disiplin. Berikut adalah langkah-langkah yang disarankan oleh pakar PDGI:

1. Waktu Sikat Gigi yang Ideal

Rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari. Waktu terbaik adalah setelah makan sahur dan sebelum tidur malam. Menyikat gigi setelah berbuka puasa juga sangat dianjurkan untuk mengangkat sisa gula dari takjil.

2. Gunakan Benang Gigi (Flossing)

Sikat gigi saja tidak cukup menjangkau celah sempit di antara gigi. Gunakan benang gigi untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang membusuk di sela-sela gigi.

3. Bersihkan Lidah secara Rutin

Permukaan lidah adalah tempat berkumpulnya sebagian besar bakteri mulut. Gunakan alat pembersih lidah khusus atau sikat gigi untuk membersihkan lapisan putih pada lidah.

4. Obat Kumur Bebas Alkohol

Jika diperlukan, Anda bisa berkumur dengan mouthwash. Namun, pastikan memilih produk yang tidak mengandung alkohol agar tidak menyebabkan efek mulut kering (xerostomia) yang lebih parah.

Siasat Konsumsi Makanan dan Minuman

Pilihan menu saat sahur dan berbuka memegang peranan penting dalam menentukan kualitas napas Anda:

  • Hindari Makanan Berbau Tajam: Kurangi konsumsi petai, jengkol, dan bawang mentah saat sahur.
  • Batasi Gula dan Lemak: Makanan tinggi gula memicu pertumbuhan bakteri, sementara makanan berlemak memperlambat pencernaan.
  • Kurangi Kafein: Kopi dan teh yang berlebihan bersifat diuretik yang dapat mempercepat dehidrasi dan membuat mulut kering.
  • Perbanyak Buah dan Sayur: Serat pada buah dan sayur membantu merangsang produksi air liur.

Tips Tambahan: Jangan menjilat bibir saat terasa kering. Air liur yang menguap justru akan membuat bibir semakin pecah-pecah. Gunakan pelembap bibir yang aman dan pastikan hidrasi air putih tercukupi saat malam hari.

Hukum Menyikat Gigi Saat Puasa

Banyak masyarakat ragu untuk menyikat gigi di siang hari karena takut membatalkan puasa. drg. Usman menegaskan bahwa menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama dilakukan dengan hati-hati dan tidak ada air atau pasta gigi yang tertelan secara sengaja.

Dengan menjaga kebersihan rongga mulut secara konsisten dan memperhatikan pola makan, ibadah puasa dapat dijalankan dengan nyaman tanpa gangguan bau mulut. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya