Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SURAT Maryam adalah surat ke-19 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 98 ayat. Masuk dalam golongan surat Makkiyah, surat ini menyuguhkan narasi yang sangat menyentuh hati tentang kekuasaan Allah SWT, keajaiban kelahiran, dan keteguhan iman para utusan-Nya. Nama Maryam sendiri diambil dari sosok ibunda Nabi Isa AS, satu-satunya nama wanita yang diabadikan sebagai nama surat dalam Al-Qur'an.
Bagi banyak umat Muslim, Surat Maryam sering kali diidentikkan dengan doa untuk kelancaran persalinan. Namun, kandungan di dalamnya jauh lebih luas, mencakup fondasi akidah dan bukti nyata kemahakuasaan Sang Pencipta.
Secara umum, surat ini turun untuk memperkuat hati Nabi Muhammad SAW dan para sahabat di tengah tekanan kaum kafir Quraisy di Mekah. Namun, terdapat riwayat khusus mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat tertentu dalam Surat Maryam.
Salah satu yang paling masyhur adalah berkaitan dengan ayat 64. Diriwayatkan bahwa Malaikat Jibril sempat terlambat datang membawa wahyu kepada Rasulullah SAW. Hal ini membuat beliau merasa rindu sekaligus khawatir. Ketika Jibril akhirnya turun, ia membawa ayat yang menegaskan bahwa segala sesuatu, termasuk turunnya wahyu, berada sepenuhnya dalam kendali Allah SWT.
Selain itu, surat ini juga menjadi jawaban atas keraguan kaum musyrik dan ahli kitab mengenai konsep anak dan ketuhanan, yang kemudian diluruskan melalui kisah Nabi Zakaria, Maryam, dan Nabi Isa AS.
Surat ini mengandung beberapa pesan sentral yang menjadi pedoman hidup bagi setiap mukmin:
Kisah Nabi Zakaria yang dikaruniai putra di usia senja dan Maryam yang mengandung tanpa campur tangan lelaki adalah pesan kuat bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Surat ini dengan tegas membantah anggapan bahwa Allah memiliki anak. Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, dan Nabi Isa hanyalah seorang hamba serta utusan-Nya.
Baca juga: Mukjizat di Balik Mihrab Rahasia Keteguhan Maryam binti Imran
Pesan pokoknya adalah konsistensi dalam berdakwah dan kesabaran menghadapi ujian keluarga maupun masyarakat, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim, Musa, dan Ismail.
Membaca dan mentadabburi Surat Maryam membawa berbagai keutamaan bagi pembacanya, di antaranya:
Baca juga: Mukjizat di Usia Senja, Nabi Zakaria Keturunan Yakub yang Asuh Maryam
Termasuk Al-Matsani untuk Rasulullah: Ini sebagai pengganti Injil.
Banyak sekali ayat berbicara tentang kekuasaan Allah: Adapun salah satu ayat yang baik untuk perenungan tentang Allah berkuasa melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya, meski itu bertentangan dengan hukum alam pada umumnya.
Pembacanya akan memperoleh kebaikan: Kebaikan itu sebanyak orang yang beriman dan mendustakan Nabi Zakaria, nabi Yahya, Nabi Isa, Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Ishaq dan Nabi Yaqub, serta diberi serupa dengan kerajaan Nabi Sulaiman di surga. Ini dilansir dari abusyuja.com.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca surat ini, ia akan diberikan kebaikan sejumlah orang yang memohon keturunan kepada Allah, Mahasuci Allah yang tiada Tuhan kecuali Dia, kebaikan sejumlah orang yang beriman dan mendustakan Nabi Zakaria, Nabi Yahya, Nabi Isa, Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Ishaq, dan Nabi Yaqub, serta ia akan dibangunkan istana di surga, istana yang lebih luas daripada langit dan bumi di surga Firdaus yang tertinggi, ia dikumpulkan bersama orang-orang yang bertakwa di dalam golongan orang-orang yang terdahulu, ia tidak akan mati hingga Allah memberikan kekayaan kepadanya dan keturunannya, dan di dalam surga ia diberi seperti kerajaan Nabi Sulaiman."
"Dan barangsiapa yang menulisnya dan mengalungkannya, ia tidak akan bermimpi, kecuali kebaikan. Jika menulisnya di tembok rumah, dapat mencegah dari bencana dan terpelihara apa yang ada di dalamnya. Sedangkan apabila airnya diminumkan kepada orang yang takut, ia akan aman (dari ketakutannya).” (Tafsirul Burhan, Juz 5: 101)
Baca juga: QS Maryam 4 Jangan Merasa Tertinggal, Hikmah dan Motivasi Hidup
Baca juga: Surat Maryam untuk Ibu Hamil Manfaat, Bacaan, dan Cara Mengamalkan
Tidak. Surat Maryam adalah petunjuk bagi seluruh umat manusia, mencakup aspek tauhid dan sejarah yang penting bagi setiap Muslim.
Hikmah utamanya adalah tentang kesucian diri (iffah) dan kepasrahan total kepada Allah (tawakkul) dalam menghadapi ujian berat.
Baca juga: Mengapa Keluarga Ali Imran Begitu Istimewa hingga Diabadikan dalam Al-Quran
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved