Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan, perubahan iklim sudah berdampak nyata di Indonesia, termasuk hujan ekstrem, suhu tinggi, dan menyusutnya es di Puncak Jaya, Papua.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyoroti fenomena terbaru, yakni Siklon Tropis Senyar yang melanda Sumatra pada akhir 2025.
"Siklon Senyar telah menghasilkan rekor curah hujan dasarian III November tertinggi sejak tahun 1991. Di Kecamatan Koto Tangah, Sumatra Barat, curah hujan selama periode bencana mencapai sekitar tiga kali lipat dari hujan normal di bulan November. Di Singkil Utara, Aceh, curah hujan mencapai dua kali lipat dari kondisi normalnya," kata Ardhasena dalam keterangannya, dikutip Kamis (12/2).
Selain fenomena terbaru, tren historis menunjukkan Indonesia mengalami pemanasan signifikan. Tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas dengan suhu rata-rata 27,5°C, sedangkan 2025 menempati posisi keenam dengan rata-rata 27,04°C, sekitar +0,38°C di atas periode normal 1991–2020. BMKG menegaskan tren ini merupakan bagian dari pemanasan global yang terus berlangsung.
Ke depan, proyeksi BMKG menunjukkan suhu di seluruh wilayah Indonesia dapat meningkat hingga 1,6°C pada periode 2021–2050. Pola hujan juga diprediksi berubah: wilayah utara menjadi lebih basah hingga 8%, sementara wilayah selatan lebih kering hingga 9%. Hujan ekstrem dengan intensitas yang sebelumnya terjadi sekali dalam 100 tahun diperkirakan dapat muncul setiap kurang dari 20 tahun.
Dampak spesifik lain yang sudah terlihat antara lain menyusutnya tutupan es di Puncak Jaya. BMKG mencatat luas es telah menyusut sekitar 98% sejak 1988 dan diperkirakan dapat hilang sepenuhnya pada akhir 2025 atau awal 2027.
Kenaikan muka laut di Indonesia juga tercatat mencapai 4,36 mm per tahun meningkatkan risiko banjir rob dan abrasi di kawasan pesisir.
Ardhasena menekankan pentingnya langkah kolektif. “Perubahan iklim ini sudah nyata, dan seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat perlu memperkuat kesiapsiagaan dan adaptasi agar ekonomi dan lingkungan tetap terlindungi,” ujarnya. (Fik/I-1)
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 25 Maret 2026 didominasi oleh cuaca berawan hingga cerah berawan sepanjang hari.
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca selama periode arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung pada 24 hingga 30 Maret 2026.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 24 Maret 2026, didominasi cuaca lembap dan berawan. Kondisi itu berdampak pada menurunnya aktivitas masyarakat di luar ruangan.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 24 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 23 daerah dan gelombang tinggi masih berlangsung di perairan Jawa Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved