Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Surat Al-Qiyamah: Asbabun Nuzul, Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya

Wisnu Arto Subari
02/2/2026 21:15
Surat Al-Qiyamah: Asbabun Nuzul, Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya
Ilustrasi.(Freepik)

SURAT Al-Qiyamah merupakan surat ke-75 dalam juz 29 Al-Qur'an yang terdiri dari 40 ayat. Termasuk dalam golongan surat Makkiyah, surat ini memiliki daya getar yang kuat karena langsung menyapa nurani manusia tentang kepastian hari kebangkitan. Nama Al-Qiyamah sendiri diambil dari ayat pertama yang berarti Hari Kiamat.

Fakta Singkat Surat Al-Qiyamah

  • Nomor Surat: 75
  • Jumlah Ayat: 40
  • Golongan: Makkiyah
  • Arti Nama: Hari Kiamat

Asbabun Nuzul Surat Al-Qiyamah

Secara umum, surat ini turun sebagai respons terhadap pengingkaran kaum musyrikin Makkah terhadap hari kebangkitan. Namun, terdapat sebab turunnya ayat yang sangat spesifik pada ayat 16 sampai 19.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW sempat merasa khawatir tidak dapat menghafal wahyu yang disampaikan Malaikat Jibril dengan cepat. Oleh karena itu, beliau sering menggerakkan lidah dan bibirnya dengan terburu-buru untuk mengikuti bacaan Jibril sebelum wahyu tersebut selesai disampaikan.

Maka, Allah menurunkan ayat 16 yang berbunyi, "Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat menguasainya." Allah menjamin bahwa Dialah yang akan mengumpulkan wahyu itu di dalam dada Nabi dan membacakannya. Peristiwa ini memberikan pelajaran penting tentang ketenangan dan kepercayaan penuh kepada Allah dalam proses menuntut ilmu.

Pesan Pokok dalam Surat Al-Qiyamah

1. Kepastian Hari Kebangkitan

Allah menegaskan bahwa menyatukan kembali tulang-belulang manusia yang telah hancur adalah perkara mudah bagi-Nya. Bahkan, Allah secara spesifik menyebutkan mampu menyusun kembali ujung jari-jemari (sidik jari) manusia dengan sempurna, mukjizat ilmiah yang baru terbukti berabad-abad kemudian.

2. Kondisi Manusia Saat Kiamat

Surat ini menggambarkan kepanikan manusia saat hari kiamat tiba, di mana mata terbelalak ketakutan, bulan kehilangan cahayanya, serta matahari dan bulan dikumpulkan. Manusia akan bertanya, "Ke mana tempat lari?" Namun Allah menjawab bahwa tidak ada tempat berlindung selain kepada-Nya.

3. Keadaan Jiwa Saat Sakaratul Maut

Pesan pokok lainnya adalah gambaran saat nyawa telah sampai di kerongkongan (al-taraqi). Surat ini mengingatkan manusia bahwa kematian adalah perpisahan yang nyata dari dunia, dan satu-satunya yang tersisa hanyalah amal perbuatan.

Keutamaan Membaca Surat Al-Qiyamah

Membaca dan mentadabburi Surat Al-Qiyamah memiliki beberapa keutamaan bagi seorang muslim, di antaranya:

  • Pengingat Akhirat: Menjadi alarm spiritual agar manusia tidak terlalu mencintai dunia yang fana.
  • Memperkuat Iman: Menyakini kekuasaan Allah dalam menghidupkan kembali makhluk yang telah mati.
  • Adab Menuntut Ilmu: Mengajarkan ketenangan (thuma'ninah) dalam belajar dan beribadah, sebagaimana teguran Allah kepada Nabi.
  • Termasuk Al-Mufashal: Diberikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai tambahan, sehingga beliau memiliki keutamaan dibandingkan nabi-nabi pendahulunya.

  • Dibangkitkan dari kubur bersama Rasulullah SAW.

    Abi Ja'far berkata, "Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Al-Qiyamah) secara istikamah dan beramal dengannya, Allah akan membangkitkannya dari kubur bersama Rasulullah SAW dalam sebaik-baiknya bentuk, diberi kabar gembira, dan wajahnya penuh bahagia hingga ia berjalan di atas shirat (jembatan) dan mizan." (Tsawabul A'mal, halaman 150).

    Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Al-Qiyamah), aku dan Malaikat Jibril akan bersaksi untuknya di hari kiamat, ia termasuk orang yang percaya dengan hari kiamat, ia keluar dari kuburnya dengan wajah yang lebih terang dari wajah makhluk lain, cahayanya menyinari di antara kedua tangannya. Dan barangsiapa yang membacanya secara istikamah memperoleh rezeki, perlindungan, dan rasa cinta dari masyarakat." (Tafsirul Burhan, Juz 8, halaman 164)

  • Kelak akan diberi saksi di hari kiamat oleh Rasulullah SAW dan malaikat Jibril. 

  • Mendatangkan kekuatan hati dan badan.

    Di dalam Al-Misbah disebutkan, "Apabila ia (Surat Al-Qiyamah) dibaca, dapat menguatkan hati dan badan. Bila airnya diminum dapat juga menguatkan badan yang lemah." (Al-Misbah Lil-Kafami, halaman 613)

Baca juga: Surat Al-Muddatstsir Asbabun Nuzul, Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya

People Also Ask (FAQ)

Apa inti dari Surat Al-Qiyamah? Intinya adalah pembuktian logis tentang hari kebangkitan dan peringatan agar manusia tidak lalai karena kesenangan dunia.
Mengapa ujung jari disebutkan? Menunjukkan ketelitian ciptaan Allah, di mana sidik jari setiap manusia unik dan Allah mampu menyusunnya kembali dengan sempurna.
Kapan waktu terbaik membacanya? Dapat dibaca kapan saja, terutama saat shalat malam untuk merenungkan hakikat kehidupan dan kematian.

Dengan memahami asbabun nuzul dan pesan pokok Surat Al-Qiyamah, diharapkan kita dapat meningkatkan kualitas iman dan mempersiapkan diri dengan amal shaleh sebelum hari kebangkitan tiba.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya