Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Makna Sya'ban 2026: Peristiwa Bersejarah, Keutamaan, dan Jadwal Penting

Wisnu Arto Subari
21/1/2026 00:30
Makna Sya'ban 2026: Peristiwa Bersejarah, Keutamaan, dan Jadwal Penting
Ilustrasi.(Freepik)

BULAN Sya'ban 1447 Hijriah dalam kalender masehi jatuh pada awal tahun 2026. Sebagai bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriah, Sya'ban memiliki kedudukan istimewa sebagai bulan penyucian diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Sya'ban adalah bulan di mana manusia sering lalai. Padahal di dalamnya terdapat rahasia keagungan yang luar biasa.

Etimologi: Mengapa Dinamakan Sya'ban?

Secara bahasa, kata Sya'ban berasal dari akar kata Syi'b yang berarti jalan di gunung atau lembah. Nama ini diberikan karena pada masa lalu, orang-orang Arab pada bulan ini berpencar (tasy'aba) ke berbagai penjuru untuk mencari air atau melakukan ekspansi perdagangan setelah selesainya bulan Rajab yang tergolong bulan haram (mulia/terlarang berperang).

Secara filosofis, Sya'ban bermakna bulan di mana berbagai kebaikan memancar dan bercabang-cabang. Inilah waktu saat pintu-pintu keberkahan dibuka lebar sebagai persiapan bagi mereka yang ingin memanen pahala di bulan Ramadan.

Tanggal Penting Sya'ban 2026 (1447 H)

Berdasarkan kalender Hijriah global dan perkiraan hisab, berikut adalah tanggal-tanggal penting yang perlu dicatat oleh umat Muslim di tahun 2026:

  • 1 Sya'ban 1447 H: Jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
  • Ayyamul Bidh Sya'ban (13, 14, 15 Sya'ban): Jatuh pada 1, 2, dan 3 Februari 2026.
  • Nisfu Sya'ban (15 Sya'ban): Jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.
  • Malam Nisfu Sya'ban: Dimulai sejak waktu Maghrib pada Senin malam, 2 Februari 2026.

*Catatan: Tanggal pasti dapat berubah sesuai dengan hasil rukyatul hilal di wilayah masing-masing.

Peristiwa Bersejarah di Bulan Sya'ban

Sya'ban menyimpan memori sejarah yang mengubah arah peradaban Islam. Beberapa peristiwa besar tersebut antara lain:

1. Perpindahan Arah Kiblat

Salah satu peristiwa paling monumental adalah perintah Allah SWT untuk memindahkan arah kiblat salat dari Baitul Maqdis (Yerusalem) ke Ka'bah (Mekah). Peristiwa ini terjadi pada pertengahan bulan Sya'ban, tahun kedua Hijriah. Hal ini merupakan jawaban atas kerinduan Rasulullah SAW yang tertuang dalam QS. Al-Baqarah ayat 144.

Baca juga: Niat Puasa Syaban Arab, Latin, dan Artinya

2. Pengangkatan Amal Tahunan

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Sya'ban adalah bulan ketika amal perbuatan manusia diangkat ke hadapan Allah SWT. Beliau bersabda, "Aku ingin amalku diangkat saat aku sedang dalam keadaan berpuasa."

3. Turunnya Ayat Perintah Berselawat

Mayoritas ulama berpendapat bahwa ayat perintah berselawat kepada Nabi Muhammad SAW (QS. Al-Ahzab: 56) turun pada bulan Sya'ban. Oleh karena itu, bulan ini juga sering dijuluki sebagai Syahrus Sholawat (Bulan Selawat).

Baca juga: Karena Nisfu Syaban, Nabi Isa Ingin Menjadi Umat Nabi Muhammad

Amalan Sunnah di Bulan Sya'ban

Untuk mengoptimalkan bulan ini, para ulama menganjurkan beberapa amalan utama:

  1. Memperbanyak Puasa Sunnah: Rasulullah SAW paling banyak melakukan puasa sunnah di bulan Sya'ban dibandingkan bulan-bulan lainnya (selain Ramadan).
  2. Membaca Al-Qur'an: Para salafus shalih menyebut Sya'ban sebagai Syahrul Qurra' (Bulan para pembaca Al-Qur'an) sebagai pemanasan sebelum intensitas tadarus meningkat di bulan Ramadan.
  3. Membayar Utang Puasa: Sya'ban adalah kesempatan terakhir bagi mereka yang masih memiliki tanggungan puasa Ramadan tahun sebelumnya.
  4. Istighfar dan Taubat: Membersihkan hati agar siap menerima cahaya Ramadan dalam keadaan suci.

Baca juga: Malam Nisfu Syaban Baca Yasin Tiga Kali, Bolehkah dan Bagaimana Caranya


People Also Ask: FAQ Sya'ban 2026

Kapan malam Nisfu Sya'ban 2026?

Malam Nisfu Sya'ban 2026 jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026, dimulai sejak waktu Maghrib.

Apakah ada hadis tentang keutamaan Nisfu Sya'ban?

Terdapat hadis shahih yang menyebutkan bahwa Allah SWT memandang hamba-Nya pada malam Nisfu Sya'ban dan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (musyahin).

Baca juga: Tiga Peristiwa Penting yang Terjadi pada Bulan Syaban

Bolehkah berpuasa setelah pertengahan Sya'ban?

Bagi yang sudah terbiasa puasa sunnah (seperti Senin-Kamis atau Daud) atau yang memiliki hutang puasa, diperbolehkan. Namun, bagi yang sengaja memulai puasa setelah tanggal 15 Sya'ban tanpa alasan syar'i, sebagian ulama memakruhkannya agar fisik tidak terlalu lemas saat memasuki Ramadan.

Ulasan Berbeda

Berbeda dengan ulasan media lain yang hanya fokus pada ritual, Sya'ban 2026 harus dipandang sebagai Mental Conditioning Period. Mengingat Sya'ban 2026 jatuh di awal tahun masehi, ini momentum yang tepat untuk menyinkronkan resolusi tahun baru dengan target spiritual tahunan.

Jangan hanya menyiapkan fisik. Namun mulailah melakukan detoksifikasi digital dan manajemen emosi agar saat Ramadan tiba, fokus ibadah sudah terbentuk sempurna.

Baca juga: Khutbah Jumat Lima Hal yang Perlu Dilakukan pada Bulan Syaban

Practical Checklist: Persiapan Sya'ban 1447 H

Minggu ke- Target Amalan
Minggu 1 Penyelesaian utang puasa (Qadha) dan mulai puasa sunnah.
Minggu 2 Intensitas tadarus Al-Qur'an minimal 1-2 ruku' per hari.
Minggu 3 Fokus pada malam Nisfu Sya'ban dan memperbanyak doa.
Minggu 4 Persiapan logistik Ramadan dan pemantapan niat.

Kesimpulan

Sya'ban 2026 adalah gerbang yang sangat menentukan kualitas Ramadan kita. Dengan memahami maknanya sebagai bulan percabangan kebaikan dan mengingat peristiwa besar seperti perpindahan kiblat, kita diajak untuk kembali meluruskan orientasi hidup hanya kepada Allah SWT. Mari jadikan Sya'ban 1447 H sebagai landasan pacu untuk meraih gelar takwa yang hakiki.

Baca juga: Khutbah Jumat tentang Keutamaan Ibadah pada Bulan Syakban

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya