Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

10 Manfaat Lada bagi Kesehatan, Kandungan Piperin, dan Efek Sampingnya

 Gana Buana
20/1/2026 20:53
10 Manfaat Lada bagi Kesehatan, Kandungan Piperin, dan Efek Sampingnya
Manfaat Lada bagi Kesehatan(Dok. Freepik)

LADA, yang sering dijuluki sebagai "Raja Rempah-Rempah," telah menjadi komoditas berharga selama ribuan tahun. Di balik rasanya yang pedas dan aromanya yang khas, lada menyimpan senyawa aktif bernama piperin yang memiliki khasiat luar biasa bagi tubuh manusia.

Artikel ini akan membedah secara mendalam 10 manfaat lada bagi kesehatan berdasarkan bukti ilmiah terbaru, serta memberikan panduan mengenai risiko efek samping yang perlu diwaspadai.

Kandungan Nutrisi dan Senyawa Aktif dalam Lada

Sebelum masuk ke daftar manfaat, penting untuk memahami apa yang membuat lada begitu berdaya guna. Komponen utama lada adalah piperin, sebuah alkaloid yang memberikan rasa pedas sekaligus bertindak sebagai antioksidan kuat. Selain itu, lada mengandung mineral penting seperti mangan, vitamin K, zat besi, dan serat makanan.

1. Sumber Antioksidan Tinggi untuk Menangkal Radikal Bebas

Paparan polusi, sinar matahari berlebih, dan pola makan buruk memicu radikal bebas yang merusak sel. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa lada hitam kaya akan senyawa tanaman yang memiliki sifat antioksidan kuat. Mengonsumsi lada secara rutin dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh, yang pada gilirannya menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

2. Memiliki Sifat Anti-Inflamasi Alami

Peradangan kronis adalah akar dari banyak kondisi medis, termasuk artritis, penyakit jantung, dan diabetes. Piperin dalam lada telah terbukti secara efektif melawan peradangan dalam berbagai studi hewan. Meskipun penelitian pada manusia masih terus dikembangkan, banyak ahli gizi merekomendasikan lada sebagai tambahan diet untuk membantu meredakan gejala nyeri sendi.

3. Meningkatkan Fungsi dan Kesehatan Otak

Manfaat lada bagi kesehatan otak sangat menjanjikan. Piperin telah menunjukkan potensi dalam meningkatkan fungsi memori dan melindungi jalur saraf dari kerusakan. Dalam studi terkait penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson, senyawa dalam lada membantu mengurangi pembentukan plak amiloid yang sering dikaitkan dengan penurunan kognitif.

4. Mengontrol Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa piperin dapat membantu meningkatkan metabolisme gula darah. Sebuah studi pada manusia menemukan bahwa konsumsi suplemen yang mengandung piperin secara signifikan meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini menjadikannya bumbu yang sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kestabilan kadar glukosa dalam tubuh.

5. Menurunkan Kadar Kolesterol

Lada hitam diyakini memiliki efek penurun kolesterol. Ekstrak lada hitam telah terbukti dalam studi hewan mampu mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) sambil mempertahankan atau meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik). Efek ini mendukung kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan.

6. Membantu Penyerapan Nutrisi Secara Maksimal

Ini adalah salah satu manfaat lada yang paling unik. Piperin dapat meningkatkan penyerapan nutrisi esensial seperti kalsium, selenium, serta senyawa tanaman seperti yang ditemukan dalam teh hijau dan kunyit. Sebagai contoh, mengonsumsi lada hitam bersama kunyit dapat meningkatkan penyerapan kurkumin hingga 2.000%, sehingga manfaat anti-kanker kunyit menjadi jauh lebih efektif.

7. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Lada merangsang sekresi enzim pencernaan di pankreas dan hati. Selain itu, lada membantu perut memproduksi asam klorida yang lebih banyak, yang diperlukan untuk memecah protein dan mencerna makanan dengan efisien. Ini membantu mencegah pembentukan gas di usus dan mengurangi risiko kembung.

8. Potensi Melawan Sel Kanker

Meskipun bukan obat, piperin dalam lada hitam telah menunjukkan aktivitas antitumor dalam berbagai studi tabung reaksi. Senyawa ini ditemukan mampu memperlambat replikasi sel kanker payudara, prostat, dan usus besar, serta memicu kematian sel kanker tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.

9. Membantu Penurunan Berat Badan (Efek Termogenik)

Lada memiliki sifat termogenik, yang berarti dapat meningkatkan suhu inti tubuh dan mempercepat metabolisme. Proses ini membantu tubuh membakar kalori lebih banyak. Lapisan luar butiran lada hitam juga mengandung fitonutrien yang membantu memecah sel-sel lemak.

10. Mengurangi Nafsu Makan

Sebuah studi kecil menunjukkan bahwa minuman yang mengandung lada hitam dapat mengurangi nafsu makan. Ini bisa menjadi strategi alami bagi mereka yang sedang menjalani program diet untuk mengontrol asupan kalori harian tanpa merasa tersiksa oleh rasa lapar yang berlebihan.

People Also Ask: Pertanyaan Umum Mengenai Lada

Apakah lada hitam lebih sehat daripada lada putih?

Keduanya berasal dari tanaman yang sama (Piper nigrum). Lada hitam diproses dengan menjemur buah yang hampir matang, sehingga kulitnya tetap ada dan mengandung lebih banyak piperin. Lada putih adalah biji yang kulitnya sudah dibuang. Secara umum, lada hitam memiliki konsentrasi antioksidan yang sedikit lebih tinggi.

Berapa banyak lada yang boleh dikonsumsi setiap hari?

Tidak ada dosis resmi, namun mengonsumsi 1/4 hingga 1/2 sendok teh lada per hari dianggap aman bagi kebanyakan orang dewasa sehat untuk mendapatkan manfaat kesehatannya tanpa memicu iritasi lambung.

Risiko dan Efek Samping Lada

Meskipun bermanfaat, konsumsi lada yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa risiko:

  • Iritasi Lambung: Bagi penderita gastritis atau tukak lambung, lada yang terlalu banyak dapat memicu nyeri ulu hati atau sensasi terbakar.
  • Interaksi Obat: Piperin dapat meningkatkan penyerapan beberapa jenis obat (seperti obat pengencer darah atau obat kejang), yang mungkin mengubah efektivitas dosis obat tersebut. Selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang dalam pengobatan rutin.
  • Gangguan Pernapasan: Menghirup bubuk lada secara tidak sengaja dapat menyebabkan iritasi saluran napas dan memicu bersin hebat atau serangan asma pada orang yang sensitif.

Cara Sehat Menikmati Lada

  • Gunakan lada yang baru digiling (freshly ground) untuk mendapatkan aroma dan kandungan piperin yang maksimal.
  • Campurkan lada dengan kunyit dalam masakan kari atau sup untuk sinergi penyerapan nutrisi.
  • Simpan lada dalam wadah kedap udara di tempat yang gelap dan sejuk agar kandungan minyak asirinya tidak hilang.
  • Hindari memasak lada terlalu lama dengan suhu yang sangat tinggi karena dapat mengurangi kadar piperinnya. Masukkan lada di akhir proses memasak.

Kesimpulan: Lada bukan sekadar penambah rasa. Dengan kandungan piperin yang kuat, lada menawarkan perlindungan antioksidan, mendukung metabolisme, dan meningkatkan kesehatan otak. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, lada adalah investasi kesehatan yang murah dan mudah didapat di dapur Anda. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya