Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

12 Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan, Kandungan Gizi, dan Cara Konsumsi

 Gana Buana
20/1/2026 19:12
12 Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan, Kandungan Gizi, dan Cara Konsumsi
Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan.(Dok. Halodoc)

Buah kecapi (Sandoricum koetjape), atau yang akrab disapa buah sentul di beberapa daerah, merupakan buah tropis dengan karakteristik unik. Daging buahnya yang berwarna putih bersih menyelimuti biji besar, memberikan sensasi rasa asam dan manis yang seimbang. Meski kini keberadaannya mulai langka, manfaat kesehatan yang ditawarkan buah ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kandungan Gizi Buah Kecapi per 100 Gram

Untuk memahami mengapa buah ini sangat berkhasiat, mari kita lihat profil nutrisinya berdasarkan data kesehatan:

Komponen Gizi Jumlah
Energi 88 kkal
Serat Pangan 1,2 - 1,5 g
Vitamin C 14 - 86 mg
Kalsium 4,3 mg
Kalium 328 mg
Zat Besi 0,4 - 1,2 mg
Pektin 14,89 mg

Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan Tubuh

1. Menurunkan Kolesterol Jahat (LDL)

Salah satu keunggulan utama buah kecapi adalah kandungan serat larut air yang disebut pektin. Pektin bekerja dengan cara mengikat kolesterol di dalam saluran pencernaan dan mencegahnya diserap ke dalam aliran darah. Dengan konsumsi rutin, risiko pembentukan plak pada pembuluh darah (aterosklerosis) dapat diminimalisir.

2. Menjaga Kestabilan Gula Darah

Bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko, kecapi adalah pilihan buah yang aman. Buah ini memiliki Indeks Glikemik (IG) yang rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis setelah dikonsumsi. Seratnya juga membantu memperlambat penyerapan glukosa.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kandungan vitamin C dan antioksidan polifenol dalam kecapi berperan aktif dalam memperkuat sel darah putih. Hal ini membantu tubuh lebih efektif melawan infeksi virus dan bakteri, serta mempercepat proses penyembuhan luka.

4. Mencegah Sembelit dan Wasir

Tekstur daging buah kecapi yang berserat berfungsi sebagai pencahar alami. Serat ini menambah massa feses dan melembutkannya, sehingga proses buang air besar menjadi lebih lancar dan mencegah tekanan berlebih pada pembuluh darah di anus yang memicu wasir.

5. Potensi Antikanker Alami

Penelitian modern telah mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam kecapi seperti Asam Sentulic dan Asam Koetjapic. Senyawa ini diketahui memiliki sifat sitotoksik terhadap beberapa jenis sel kanker, termasuk sel leukemia dan kanker payudara. Meskipun masih memerlukan penelitian klinis lebih lanjut pada manusia, potensi ini menjadikan kecapi sebagai subjek riset onkologi yang menarik.

6. Mencegah Anemia

Kecapi mengandung zat besi yang cukup untuk mendukung produksi hemoglobin. Kehadiran vitamin C dalam buah yang sama juga membantu tubuh menyerap zat besi tersebut secara lebih optimal, menjadikannya kombinasi alami yang baik untuk mencegah gejala kurang darah atau anemia.

People Also Ask

Apakah biji buah kecapi boleh ditelan?

Sangat tidak disarankan untuk menelan biji buah kecapi. Biji kecapi memiliki ukuran yang besar dan licin, sehingga berisiko menyebabkan tersedak atau penyumbatan pada saluran pencernaan (impaksi usus) yang bisa berakibat fatal dan memerlukan tindakan operasi.

Bagaimana cara terbaik mengonsumsi buah kecapi?

Cara paling umum adalah dengan memakan langsung daging buahnya yang menempel pada biji (dengan cara dihisap). Namun, kulit bagian dalam yang berdaging tebal juga bisa dikonsumsi. Masyarakat sering mengolahnya menjadi manisan, rujak, atau bahkan campuran dalam masakan ikan untuk memberikan rasa asam yang segar.

Mengapa buah kecapi disebut buah sentul?

Penyebutan ini merujuk pada nama daerah atau varietas lokal. Di banyak tempat di Indonesia, istilah "Sentul" lebih populer digunakan, sementara nama "Kecapi" seringkali tertukar dengan nama alat musik petik tradisional.

Cara Memilih dan Menyimpan Buah Kecapi

  • Warna Kulit: Pilih buah dengan kulit berwarna kuning keemasan atau cokelat muda merata tanpa banyak bercak hitam.
  • Tekstur: Tekan sedikit kulitnya; buah yang matang akan terasa sedikit empuk namun tetap padat.
  • Aroma: Buah kecapi yang manis biasanya mengeluarkan aroma harum yang khas dari kulitnya.
  • Penyimpanan: Simpan di suhu ruang jika ingin segera dikonsumsi, atau masukkan ke dalam lemari es (dalam wadah terbuka) agar tetap segar hingga 3-5 hari.

Dengan segala manfaatnya, buah kecapi layak kembali mendapatkan tempat di meja makan kita. Selain mendukung kesehatan jantung dan pencernaan, mengonsumsi buah lokal ini juga membantu melestarikan kekayaan hayati Indonesia yang mulai langka. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya