Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.636 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melaksanakan pendidikan dan pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1). Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menjelaskan materi yang akan diajarkan dalam kegiatan ini salah satunya terkait baris berbaris.
“Karena orang Indonesia itu paling mudah dikumpulkan tetapi paling susah dibariskan. InsyaAllah setelah mengikuti pelatihan ini,” ungkap Puji.
Lebih lanjut, pelatihan lainnya terkait mekanisme pelayanan jemaah di embarkasi, koordinasi, alur pelayanan di Arab Saudi baik transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, dan perlindungan jemaah. Kemudian para peserta juga dikatakan akan mendapatkan materi pembelajaran bahasa Arab yang akan dilakukan secara intensif.
“Sudah dilakukan pretest dan sudah dikelompokkan mana yang belum tahu, sudah tahu, dan sudah expert. Fokus kita untuk yang belum tahu dan masih tahu sedikit itu yang akan kita tingkatkan hingga mampu berkomunikasi bahasa Arab dasar di Arab Saudi karena selama ini hal tersebut menjadi keluhan. InsyaAllah setelah diklat ini juga akan kita lanjutkan selama dua bulan secara online pelatihan bahasa Arab-nya,” tegasnya.
Beberapa materi pelatihan lainnya di antaranya ialah pelayanan kepada jemaah, komunikasi efektif dan kerja sama dengan PPIH. Selain itu peserta dilatih tactical floor game agar para petugas dapat memahami situasi lapangan.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wahid, mengapresiasi acara pendidikan dan pelatihan bagi PPIH di Arab Saudi ini karena mereka memiliki peran strategis.
“Mereka akan mendapatkan pembekalan sebelum bertugas melakukan pembinaan, pelayanan, perlindungan, serta pengendalian dan berkoordinasi operasional pelaksanaan ibadah haji selama di Arab Saudi. Oleh karena itu, tujuan utama kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para petugas agar mampu menjalankan tugas secara efektif, efisien dan profesional yang pada akhirnya meningkatkan kinerja secara pribadi dan kinerja Kementerian Haji dan Umrah secara keseluruhan,” pungkasnya. (Z-2)
Tidak ada toleransi terhadap kelalaian dan ketidakdisiplinan, mengingat para peserta diklat nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan kepada jemaah haji di Arab Saudi.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
sebanyak 170 ribu dari total 203.320 jemaah haji reguler 2026 masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
Metode TFG digunakan untuk memvisualisasikan pergerakan ribuan jemaah dan petugas di titik-titik krusial di Tanah Suci, termasuk saat puncak pelaksanaan ibadah haji.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) melarang keras kepala daerah merangkap sebagai petugas haji pada penyelenggaraan haji tahun 2026.
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Tidak ada toleransi terhadap kelalaian dan ketidakdisiplinan, mengingat para peserta diklat nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan kepada jemaah haji di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved