Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan kelahiran bayi panda pertama di Indonesia di Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor. Kelahiran ini dinilai menjadi tonggak penting kerja sama konservasi satwa langka antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), sekaligus simbol diplomasi lingkungan kedua negara.
Pengumuman tersebut disampaikan Raja Juli Antoni dalam acara Public Announcement The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia di Istana Panda TSI, Selasa (6/1). Dalam kesempatan itu, Menhut bersama Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong dan Pendiri Taman Safari Indonesia Jansen Manansang meninjau langsung kondisi bayi panda yang telah berusia 40 hari.
“Ini adalah hari yang berbahagia, karena hari ini adalah hari ke-40 lahirnya bayi panda di Indonesia,” ujar Raja Juli Antoni.
Raja Juli menegaskan, kelahiran bayi panda ini tidak sekadar peristiwa biologis, melainkan bukti nyata keberhasilan diplomasi lingkungan dan kolaborasi ilmiah internasional yang telah terbangun secara berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok. Menurutnya, konservasi satwa dapat berjalan seiring dengan penguatan hubungan antarnegara serta kemajuan ilmu pengetahuan.
“Kelahiran bayi panda ini bukan hanya kabar baik bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Ini menegaskan bahwa konservasi dapat berjalan seiring dengan diplomasi, persahabatan antarnegara, serta kemajuan ilmu pengetahuan,” tegasnya.
Bayi panda tersebut merupakan hasil pasangan Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina). Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung memberikan nama bayi panda itu, yakni Satrio Wiratama, dengan penulisan nama Mandarin Li Ao atau Rio.
Raja Juli menjelaskan, nama Satrio Wiratama memiliki makna mendalam. Satrio berarti kesatria yang pemberani, mulia, dan berbudi luhur, sementara Wiratama melambangkan keutamaan dan keteladanan.
Raja Juli juga mengungkapkan kehadiran panda di Indonesia merupakan hasil usaha dari tiga kepemimpinan presiden RI, yakni Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY), Joko Widodo (Jokowi), dan Prabowo.
"Usaha untuk mendatangkan bapak ibunya Rio ini telah dilakukan sejak zaman Pak Presiden SBY. Diterima pada tahun 2017 oleh Presiden Joko Widodo dan akhirnya lahirlah bayi Rio ini pada masa Bapak Presiden Prabowo Subianto," jelas dia.
Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong mengatakan kelahiran Rio telah disampaikan ke Presiden Tiongkok, ia merasa sangat bangga dengan pencapaian ini.
"Rio akan membawa lebih banyak keberhasilan dan keberuntungan bagi Presiden serta rakyat Indonesia," tambahnya.
Pendiri Taman Safari Indonesia Group dan penggagas program konservasi panda di Indonesia, Jansen Manansang mengatakan kelahiran Rio menjadi simbol keberhasilan konservasi di Indonesia.
"Terdapat empat aspek yang diprioritaskan Taman Safari Indonesia, yakni memperdalam kerja sama ekologi internasional, integrasi lintas budaya, mendorong penelitian ilmiah dan teknologi lintas negara, mendorong pengembangan industri," tutup Jansen. (H-4)
Proses kedatangan Panda hingga akhirnya lahir bayi Panda di Indonesia bukan hal yang singkat, namun melewati 3 kepemimpinan Presiden Indonesia.
Proses kedatangan Panda hingga akhirnya lahir bayi Panda di Indonesia bukan hal yang singkat, namun melewati 3 kepemimpinan Presiden Indonesia.
Deretan karyawan berbusana tradisional berdiri berdampingan dengan satwa koleksi Taman Safari, menghadirkan harmoni unik antara manusia, budaya, dan alam.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berharap peristiwa dugaan kekerasan dan penganiayaan yang dialami pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) diusut tuntas.
KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) telah mengeluarkan rekomendasi mengenai dugaan eksploitasi pemain sirkus di Oriental Circus Indonesia (OCI) yang pernah diterbitkan pada 1 April 1997
Dalam beberapa hari terakhir, publik ramai menelusuri siapa sosok di balik kepemilikan Taman Safari Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved