Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pantai Selatan Bengkulu Utara, Bengkulu, pada Sabtu (27/12) pagi.
“Berdasarkan hasil pemodelan, gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.
Gempa Bengkulu terjadi sekitar pukul 07.22 WIB. Episenter gempa berada di laut pada koordinat 5,60 derajat Lintang Selatan dan 102,19 derajat Bujur Timur, atau sekitar 29 kilometer barat daya Enggano, Bengkulu Utara, dengan kedalaman 20 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa ini tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng, dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
BMKG mencatat guncangan cukup kuat dirasakan di Enggano dan Bengkulu Utara dengan intensitas V MMI-dirasakan hampir oleh seluruh penduduk.
Guncangan juga terasa di:
Hingga pukul 07.40 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan. Belum ada laporan kerusakan terkait gempa ini.
BMKG meminta masyarakat tetap waspada namun tidak panik, serta memastikan seluruh informasi kebencanaan diperoleh dari sumber resmi. BMKG menegaskan informasi terkait gempa, peringatan dini, dan mitigasi dapat diakses melalui kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.
Getaran gempa dirasakan ringan hingga sedang di Kota Bengkulu dan Empat Lawang dengan skala MMI IV-V.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Gempa tektonik magnitudo 2,9 mengguncang Kota Bandung pada 6 Februari 2026. BMKG memberikan imbauan untuk kesiapsiagaan bencana dan pentingnya mitigasi serta edukasi gempa.
Secara rinci, BPBD menjelaskan tercatat rumah rusak di 7 titik, tempat ibadah 2 titik, fasilitas pemerintah 1 titik, fasilitas pendidikan 2 titik dan fasilitas kesehatan 3 titik.
SEJUMLAH rumah dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) kemarin.
BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa maupun gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di darat, sekitar 16 kilometer timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved