Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Diet Barat vs Diet Tradisional: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

 Gana Buana
25/12/2025 18:58
Diet Barat vs Diet Tradisional: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
Diet Barat vs Diet Tradisional.(Freepik)

DIET Barat dan diet tradisional sering menjadi perbandingan dalam dunia kesehatan. Pola makan modern yang praktis dan tinggi kalori kerap dianggap bertentangan dengan pola makan tradisional yang lebih alami. Lalu, mana yang sebenarnya lebih baik untuk tubuh?

Artikel ini membahas perbedaan, kelebihan, dan dampak kesehatan dari kedua pola makan tersebut secara ilmiah dan seimbang.

Apa Itu Diet Barat?

Diet Barat (Western Diet) adalah pola makan yang umum ditemukan di negara-negara maju, terutama Amerika dan Eropa. Ciri utamanya meliputi:

  • Tinggi gula dan garam
  • Tinggi lemak jenuh dan lemak trans
  • Dominasi makanan ultra-proses (fast food, minuman manis, makanan instan)
  • Rendah serat, sayur, dan buah

Contoh diet Barat antara lain burger, pizza, sosis, kentang goreng, dan minuman bersoda.

Dampak Diet Barat bagi Kesehatan

Berbagai penelitian menunjukkan diet Barat berkaitan erat dengan:

  • Obesitas
  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit jantung
  • Peradangan kronis
  • Gangguan metabolik

Apa Itu Diet Tradisional?

Diet tradisional mengacu pada pola makan berbasis budaya lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Di Indonesia dan banyak negara Asia, diet ini umumnya terdiri dari:

  • Karbohidrat kompleks (nasi, singkong, jagung)
  • Sayur dan buah segar
  • Protein alami (ikan, tempe, tahu)
  • Bumbu alami dan minim olahan

Diet tradisional Jepang, Mediterania, dan Nusantara sering disebut sebagai contoh pola makan sehat.

Manfaat Diet Tradisional untuk Tubuh

Diet tradisional terbukti memiliki berbagai manfaat, seperti:

  • Lebih tinggi serat dan mikronutrien
  • Menjaga kesehatan pencernaan
  • Mengurangi risiko penyakit kronis
  • Mendukung keseimbangan mikrobiota usus

Diet Barat vs Diet Tradisional: Mana yang Lebih Sehat?

  • Jawaban singkat: diet tradisional umumnya lebih baik untuk kesehatan jangka panjang.

Namun, tidak semua unsur diet Barat bersifat buruk. Beberapa prinsip seperti:

  • Penghitungan kalori
  • Kesadaran protein
  • Keamanan pangan modern bisa dikombinasikan dengan pola makan tradisional.

Sebaliknya, diet tradisional akan menjadi kurang sehat bila:

  • Terlalu tinggi karbohidrat sederhana
  • Kurang variasi protein
  • Porsi berlebihan tanpa keseimbangan aktivitas fisik

Pendekatan Terbaik: Kombinasi Seimbang

Alih-alih memilih salah satu secara ekstrem, pendekatan terbaik adalah mengadopsi keunggulan diet tradisional dengan sentuhan ilmu gizi modern, seperti:

  • Memprioritaskan makanan segar dan minim proses
  • Mengontrol porsi makan
  • Membatasi gula, garam, dan lemak jenuh
  • Menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup

Kesimpulan

Diet Barat dan diet tradisional memiliki karakteristik yang berbeda. Namun, diet tradisional yang kaya bahan alami dan rendah proses terbukti lebih mendukung kesehatan tubuh. Dengan pengelolaan yang tepat dan pemahaman gizi modern, pola makan tradisional tetap relevan dan unggul di era sekarang. (Z-10)

Sumber:

  • World Health Organization (WHO) - Healthy Diet Guidelines
  • Harvard T.H. Chan School of Public Health - The Western Diet
  • National Institutes of Health (NIH)-Traditional Diets and Chronic Disease
  • Kementerian Kesehatan RI - Pedoman Gizi Seimbang



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya