Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Muhammad Nafi’ Rizqi A yang merupakan dokter umum sekaligus content creator muda menjelaskan swamedikasi dapat dijadikan sebagai penanganan gejala penyakit ringan. “Swamedikasi atau pengobatan mandiri memang telah jadi langkah pertama yang dapat dilakukan sebelum penanganan lebih lanjut ke dokter. Jika dilakukan benar, swamedikasi mampu membantu meringankan beban fasilitas kesehatan, terutama di daerah dengan akses layanan yang belum merata. Dengan pemahaman yang cukup, remaja dapat memilih produk pengobatan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab," kata dia dalam program edukatif bertajuk Komix Herbal Goes to School.
Program ini diadakan sepanjang November - Desember 2025 ini di sejumlah kota di Indonesia, antara lain Banjarmasin, Jambi, Tanjung Pinang, Padang, Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, hingga Mataram untuk pelajar tingkat SMA/SMK.
Mengangkat tema “Generasi Sehat, Generasi Herbal: Saatnya Gen Z Mengenal Herbal!”, program ini ditujukan untuk membekali para remaja khususnya Gen Z dengan pengetahuan mengenai herba asli Indonesia, konsep swamedikasi yang benar, serta literasi digital dalam memilah informasi kesehatan
Zaini Ahsan Prahendra, Public Relations PT Bintang Toedjoe menjelaskan pentingnya edukasi swamedikasi pada usia dini. “Melalui program ini, kami ingin mendekatkan manfaat herba Indonesia kepada Gen Z dengan cara yang relevan dan mudah dipahami. Remaja perlu dibekali pengetahuan kesehatan sejak dini, termasuk bagaimana melakukan swamedikasi secara tepat dan memilih produk yang aman. Kami percaya generasi muda yang teredukasi akan tumbuh menjadi masyarakat yang lebih sehat, kritis, dan bertanggung jawab,” kata dia.
Dalam kegiatan ini, PT Bintang Toedjoe menghadirkan sejumlah anggota ahli dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), juga badan dan lembaga kesehatan dalam negeri, sekaligus praktisi media untuk mengajak pelajar mengenal kekayaan herba asli Indonesia yang berpotensi menjadi bahan utama obat herbal untuk swamedikasi dan pentingnya literasi media digital.
Dalam talkshow ini, peserta diperkenalkan pada prinsip pengelolaan obat secara bertanggung jawab melalui panduan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dari IAI serta pengecekan keamanan produk melalui CEK KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, Kedaluwarsa) dari Badan POM. Langkah-langkah ini penting dipahami oleh remaja agar mereka dapat melakukan pengobatan mandiri yang aman dan sesuai panduan. Selain edukasi herbal dan swamedikasi, peserta juga diberikan materi mengenai literasi digital. (H-2)
Kemenkes memberikan apresiasi kepada Dexa Medica melalui Penghargaan Karya Anak Bangsa 2025 atas kontribusinya sebagai industri farmasi dengan uji klinis obat bahan alam terbanyak
Mahkota Dewa kaya senyawa aktif yang berpotensi melawan sel kanker payudara. Namun, konsumsi tetap harus hati-hati dan tak menggantikan pengobatan medis.
Ekosistem obat herbal terintegrasi dimulai dari kebun dengan perbenihan, budidaya, berlanjut ke proses pascapanen, ekstraksi, destilasi, hingga riset dan produk sampai ke tangan konsumen.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemandirian farmasi nasional melalui pengembangan obat bahan alam.
Flu dan batuk kerap disebabkan oleh rhinovirus yang dapat bertahan hingga empat hari di permukaan benda keras. Selain itu, cuaca dingin dan reaksi alergi terhadap debu atau serbuk sari
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved