Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Edukasi Remaja tentang Herbal Asli Indonesia dan Swamedikasi

Rahmatul Fajri
19/12/2025 16:27
Edukasi Remaja tentang Herbal Asli Indonesia dan Swamedikasi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DOKTER Muhammad Nafi’ Rizqi A yang merupakan dokter umum sekaligus content creator muda menjelaskan swamedikasi dapat dijadikan sebagai penanganan gejala penyakit ringan.  “Swamedikasi atau pengobatan mandiri memang telah jadi langkah pertama yang dapat dilakukan sebelum penanganan lebih lanjut ke dokter. Jika dilakukan benar, swamedikasi mampu membantu meringankan beban fasilitas kesehatan, terutama di daerah dengan akses layanan yang belum merata. Dengan pemahaman yang cukup, remaja dapat memilih produk pengobatan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab," kata dia dalam   program edukatif bertajuk Komix Herbal Goes to School. 

Program ini diadakan sepanjang November - Desember 2025 ini di sejumlah kota di Indonesia, antara lain Banjarmasin, Jambi, Tanjung Pinang, Padang, Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, hingga Mataram untuk pelajar tingkat SMA/SMK. 

Mengangkat tema “Generasi Sehat, Generasi Herbal: Saatnya Gen Z Mengenal Herbal!”, program ini ditujukan untuk membekali para remaja khususnya Gen Z dengan pengetahuan mengenai herba asli Indonesia, konsep swamedikasi yang benar, serta literasi digital dalam memilah informasi kesehatan

Zaini Ahsan Prahendra, Public Relations PT Bintang Toedjoe menjelaskan pentingnya edukasi swamedikasi pada usia dini. “Melalui program ini, kami ingin mendekatkan manfaat herba Indonesia kepada Gen Z dengan cara yang relevan dan mudah dipahami. Remaja perlu dibekali pengetahuan kesehatan sejak dini, termasuk bagaimana melakukan swamedikasi secara tepat dan memilih produk yang aman. Kami percaya generasi muda yang teredukasi akan tumbuh menjadi masyarakat yang lebih sehat, kritis, dan bertanggung jawab,” kata dia. 

Dalam kegiatan ini, PT Bintang Toedjoe menghadirkan sejumlah anggota ahli dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), juga badan dan lembaga kesehatan dalam negeri, sekaligus praktisi media untuk mengajak pelajar mengenal kekayaan herba asli Indonesia yang berpotensi menjadi bahan utama obat herbal untuk swamedikasi dan pentingnya literasi media digital.

Dalam talkshow ini, peserta diperkenalkan pada prinsip pengelolaan obat secara bertanggung jawab melalui panduan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dari IAI serta pengecekan keamanan produk melalui CEK KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, Kedaluwarsa) dari Badan POM.  Langkah-langkah ini penting dipahami oleh remaja agar mereka dapat melakukan pengobatan mandiri yang aman dan sesuai panduan. Selain edukasi herbal dan swamedikasi, peserta juga diberikan materi mengenai literasi digital. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik