Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hirup Aroma Kentut Sendiri Ternyata Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Muhammad Ghifari A
17/12/2025 21:45
Hirup Aroma Kentut Sendiri Ternyata Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer
Para ilmuwan percaya bahwa hidrogen sulfida senyawa kimia berbau seperti telur busuk yang dikeluarkan saat kentut dapat membantu membalikkan penyakit Alzheimer.(Doc DedMityay)

PARA peneliti di Johns Hopkins Medicine telah menemukan bahwa hidrogen sulfida senyawa kimia berbau seperti telur busuk yang dikeluarkan saat seseorang kentut dapat melindungi sel-sel otak yang menua dari penurunan kognitif dan Alzheimer, yang didiagnosis pada sekitar 500.000 pasien baru setiap tahun di AS.

“Data baru kami secara tegas menghubungkan penuaan, neurodegenerasi, dan pensinyalan sel menggunakan hidrogen sulfida dan molekul gas lainnya di dalam sel,” kata Dr. Bindu Paul, profesor madya di pusat medis bergengsi dan salah satu penulis studi yang diterbitkan dalam The Proceedings of the National Academy of Sciences .

Untuk penelitian perintis ini, para peneliti menggunakan tikus hasil rekayasa genetika yang meniru penyakit Alzheimer pada manusia.

Mereka menyuntikkan tikus dengan senyawa pembawa hidrogen sulfida yang disebut NaGYY, yang secara perlahan melepaskan molekul gas tersebut ke seluruh tubuh.

Setelah 12 minggu, para ilmuwan menguji tikus-tikus tersebut untuk melihat perubahan dalam memori dan fungsi motorik, dan hasilnya sangat mengejutkan.

Tes tersebut mengungkapkan bahwa fungsi kognitif dan motorik meningkat secara signifikan hingga 50% dibandingkan dengan tikus yang tidak diobati.

Hewan pengerat yang menerima perlakuan hidrogen sulfida lebih aktif secara fisik dan menunjukkan daya ingat yang lebih baik.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perilaku penyakit Alzheimer dapat dibalikkan dengan memasukkan hidrogen sulfida,” ungkap tim peneliti.

Tubuh manusia secara alami menghasilkan sejumlah kecil hidrogen sulfida untuk membantu mengatur fungsi di seluruh tubuh. Enzim yang disebut glikogen sintase beta membantu mengatur proses seluler.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kentut wanita sebenarnya memiliki "konsentrasi hidrogen sulfida yang jauh lebih tinggi" daripada kentut pria, artinya gas wanita cenderung memiliki "intensitas bau yang lebih kuat" daripada gas pria.

Sayangnya, kadar hidrogen sulfida menurun seiring bertambahnya usia.

Menurut penelitian lain, ketika enzim tersebut tidak ada, protein tersebut mulai menempel terlalu erat pada protein lain yang disebut Tau. Jika keduanya terlalu sering berikatan, Tau membentuk gumpalan di neuron yang menghambat komunikasi antar sel saraf dan akhirnya menyebabkan kematian sel-sel tersebut.

“Hal ini menyebabkan penurunan dan akhirnya hilangnya fungsi kognitif, memori, dan motorik,” jelas tim peneliti tersebut.

Jadi, menghirup bau kentut sendiri itu baik untuk Anda.

Hasil yang luar biasa ini telah membuka pintu baru bagi pengembangan obat-obatan yang akan memerangi dan mungkin bahkan pada akhirnya mengalahkan mimpi buruk penyakit Alzheimer.

Sumber: New York Post.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya