Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTAMA masuk dalam pemeringkatan UI GreenMetric, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta langsung meraih penghargaan The 2025 UI GreenMetric dalam kategori Perserta Baru Terbaik. Penghargaan ini diserahkan dalam Awarding The 2025 UI GreenMetric Indonesian University Ranking yang diadakan di kampus Universitas Diponegoro, hari Selasa. Penghargaan untuk Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga ini diterima Ketua LPPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Abdul Qoyum.
Tahun ini, UI GreenMetric mengusung tema “Doing Sustainable Development Goals in Higher Education: The Story of Our Institution and Society”, menegaskan peran kampus bukan semata pusat produksi ilmu pengetahuan, tetapi juga aktor strategis dalam menjawab krisis ekologis dan sosial yang nyata.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif sekaligus penanda arah baru pengelolaan universitas.
“Alhamdulillah, partisipasi perdana UIN Sunan Kalijaga dalam pemeringkatan UI GreenMetric tahun 2025 membuahkan pengakuan institusional melalui penganugerahan sebagai perguruan tinggi peserta baru terbaik,” kata Rektor.
Ia mengapresiasi kontribusi seluruh jajaran pimpinan universitas, mulai dari wakil rektor, kepala biro, dekan, hingga pimpinan Pascasarjana, dengan penekanan pada peran LPPM sebagai penggerak utama.
“Terima kasih kepada seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan, dan Direktur Pascasarjana atas dukungan kelembagaan yang konsisten. Apresiasi khusus kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai leading sector, bersama seluruh tim. Capaian ini juga merupakan hasil kerja Korpus Pemeringkatan dan SDGs di bawah koordinasi LPPM, beserta seluruh anggota tim,” lanjutnya.
Sedangkan Koordinator Pusat Pemeringkatan dan SDGs Trio Yonathan Teja Kusuma, M.T., mengatakan penghargaan Best New Participating University in Indonesia versi UI GreenMetric menjadi bukti UIN Sunan Kalijaga berkomitmen terhadap isu keberlanjutan dan lingkungan hidup telah berjalan dengan arah yang tepat, meskipun kita baru pertama kali berpartisipasi dalam pemeringkatan ini.
"Saya melihat ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika mulai dari pimpinan universitas, fakultas, lembaga, hingga unit-unit teknis," ungkapnya.
Ke depan, katanya capaian ini akan menjadi motivasi bagi kita untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas implementasi SDGs di UIN Sunan Kalijaga.
Penghargaan ini menunjukan bahwa UIN Sunan Kalijaga dinilai mampu menunjukkan kesiapan kelembagaan, konsistensi kebijakan, serta praktik nyata dalam pengelolaan kampus berkelanjutan, mulai dari tata kelola lingkungan, riset dan pengabdian berbasis SDGs, hingga pembentukan kesadaran ekologis civitas akademika.
Capaian ini juga menandai pergeseran penting, perguruan tinggi keagamaan tidak lagi berada di pinggiran diskursus ekologi, tetapi tampil sebagai aktor yang aktif merespons tantangan zaman. Bagi UIN Sunan Kalijaga, penghargaan merupakan penegasan integrasi nilai keislaman, keilmuan, dan tanggung jawab ekologis dalam pembangunan pendidikan tinggi Indonesia.
Pada saat yang sama, langkah UIN Sunan Kalijaga juga sebagai penerjemahan praksis dari konsep ekoteologi yang gencar digaungkan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan manifestasi dari keberagamaan itu sendiri, bukan sekadar pilihan etis, melainkan bagian inheren dari tanggung jawab keagamaan di ruang publik. (H-2)
UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (11/11) mewisuda 663 sarjana di Gedung Multipurpose kampus setempat.
Rasio dokter di Indonesia hanya sekitar 0,60 hingga 0,72 dokter per 1.000 penduduk. Angka itu jauh di bawah standar WHO yaitu 1 dokter per 1.000 penduduk.
KETUA UMUM Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Euis Nurlaelawati mengatakan isu pernikahananak dan poligami masih menjadi tantangan keluarga Muslim di Indonesia.
Dengan berdirinya Sentra HKI di kampus ini nantinya semua produk, inovasi paten, kekayaan intelektual dan sebagainya yang dihasilkan oleh sivitas akademika dapat didaftarkan dan diakui.
UIN Sunan Kalijaga membuka 44 program studi di delapan fakultas, mencakup ilmu keislaman, sosial humaniora, teknologi, hingga ekonomi.
UEU mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ke-12 dunia dalam kategori Small Campus pada UI GreenMetric World University Rankings 2025.
UT & UIGM tutup National Meeting 2025 dengan Green Breath Activity di Danau UT, gerakan nyata menanam harapan dan komitmen keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved