Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak agar dilakukan pengembangan sistem pendidikan yang responsif terhadap bencana karena Indonesia adalah kawasan rawan bencana.
"Wilayah Indonesia yang dikelilingi oleh rangkaian gunung berapi aktif ini merupakan kawasan yang rawan bencana. Karena itu, pengembangan sistem pendidikan yang responsif terhadap ancaman bencana harus diwujudkan," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/12).
Pembangunan sistem pendidikan yang responsif terhadap ancaman bencana harus segera dikedepankan sebagai bagian upaya negara untuk melindungi masa depan setiap anak bangsa. Menurut Peta Risiko Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2023, terdapat lebih dari 70.000 satuan pendidikan (PAUD hingga SMA/SMK) berada di wilayah risiko bahaya sedang hingga tinggi.
Bahkan, menurut Lestari, Badan Dunia PBB, UNICEF dalam laporannya, menempatkan Indonesia ke dalam 50 negara teratas di dunia yang anak-anaknya paling berisiko terdampak perubahan iklim dan degradasi lingkungan.
Dengan lebih dari 70.000 sekolah dalam bayang-bayang ancaman bencana, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, pengembangan sistem pendidikan, termasuk pembangunan prasarana dan sarana pendidikan, harus mampu mengantisipasi sejumlah ancaman bencana yang ada.
Selain itu, menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI, kesiapan SDM untuk menjalankan sistem pendidikan yang adaptif terhadap ancaman bencana, juga penting untuk diwujudkan.
Menurut Rerie, sejumlah upaya, seperti antara lain penguatan kurikulum yang adaptif terhadap bencana, meningkatkan literasi kebencanaan, hingga meningkatkan keterampilan pengajar dalam menerapkan manajemen stres dalam menghadapi dampak bencana, harus segera direalisasikan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra, menjadi alarm bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan sistem pendidikan yang mampu mengantisipasi dampak ancaman bencana, demi melindungi masa depan generasi penerus bangsa. (RO/I-1)
ANGGOTA Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menilai perayaan Imlek merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi proses pembangunan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menghadiri pembukaan pameran lukisan bertema “LOVE” karya Sonja Irawaty di Jakarta untuk membangkitkan semangat dan kepedulian.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong percepatan akses bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan nasional.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved