Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi) melalui program Sedekah Konsumen menyalurkan 1.900 paket bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Sumatra Utara. Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan, persiapan bantuan tersebut dilakukan sebagai respons cepat Baznas terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir.
"Baznas ikut berduka atas bencana yang terjadi di beberapa provinsi di ujung Pulau Sumatra, termasuk di Sumatra Utara (Sumut). Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) melakukan proses packing paket logistik keluarga untuk segera disalurkan pada masa tanggap bencana ini,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (15/12).
Ia menilai, kontribusi Alfamidi memperkuat kesiapan Baznas dalam menghadirkan bantuan yang berkualitas dan mampu menjangkau wilayah terdampak secara lebih luas.
“Bantuan ini bukan hanya wujud kepedulian, tetapi juga simbol gotong royong nasional dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji. Setiap paket bantuan ini merupakan amanah para konsumen Alfamidi yang telah menyisihkan sisa kembalian belanja mereka, sekaligus mencerminkan komitmen Baznas untuk mengelola sedekah tersebut secara profesional, transparan, dan berdampak nyata,” kata Saidah.
Sementara itu, Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, juga menyampaikan duka yang mendalam atas bencana yang terjadi. Ia menegaskan bahwa donasi dari masyarakat sepenuhnya dikembalikan untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di wilayah Aceh, Sumatera dan sekitarnya. Bantuan logistik ini merupakan hasil Sedekah Konsumen, dan kami berkomitmen menyalurkan amanah tersebut bersama Baznas agar dapat meringankan beban warga terdampak,” ujar Retriantina.
Terkait proses distribusi Saidah menjelaskan, akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi akses dan cuaca di lapangan. Tim BTB Baznas telah disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mempercepat pengiriman dan memastikan bantuan tidak terhambat faktor teknis maupun logistik.
Saidah mengatakan, proses pengemasan dan pematangan teknis distribusi terus dikebut agar pengiriman dapat dilakukan segera. Di samping itu, Baznas juga memastikan seluruh prosedur dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan tim, efektivitas distribusi, serta kebutuhan paling mendesak dari para penyintas.
"Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui koordinasi ketat dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan berbagai pihak di lapangan," uajr Saidah.
Saidah menegaskan, Baznas RI bersiap untuk terus memperluas bantuan apabila situasi di lapangan berkembang dan membutuhkan dukungan lebih besar. Ia menekankan, penguatan logistik dan koordinasi lintas lembaga akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Dengan kesiapan 1.900 paket logistik dari Alfamidi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Baznas berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana," tandas Saidah.
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Jhonlin Group menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
PT Pertamina melalui Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin menunjukkan peran dalam penanganan bencana.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena meminta pemerintah memastikan penyaluran bantuan korban banjir dan longsor di Sumatera tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved