Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bantuan Kemanusiaan terus Dikirimkan ke Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Despian Nurhidayat
15/12/2025 07:59
Bantuan Kemanusiaan terus Dikirimkan ke Wilayah Terdampak Bencana Sumatra
Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada warga korban bencana Sumatra.(MMSGI)

Respons cepat dan terkoordinasi ditunjukkan sektor korporasi dalam membantu penanganan bencana Sumatra. Melalui penyaluran bantuan logistik skala besar dan pengerahan tim tanggap darurat, upaya ini difokuskan untuk menjawab kebutuhan mendesak warga terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak signifikan terhadap ribuan warga, terutama di Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Banyak warga terpaksa mengungsi, kehilangan tempat tinggal, serta menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. Menyikapi kondisi tersebut, MMSGI melalui anak usahanya PT Multi Harapan Utama (MHU) bergerak cepat memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, MMSGI melalui MHU berkolaborasi dengan Kementerian ESDM menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, mulai dari makanan, air minum, hingga kebutuhan esensial lainnya. Dukungan tambahan juga datang dari PT Agro City Kaltim (ACK) yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menjangkau wilayah Aceh Tamiang.

Jika digabungkan dari seluruh donasi yang masuk ke Gudang Transit Halim pada 10 Desember 2025, total bantuan logistik yang disalurkan mencapai lebih dari delapan ton. Bantuan tersebut meliputi beras, mi instan, air mineral, minyak goreng, sarden, gula, biskuit, teh, makanan siap saji, minuman instan, hingga kebutuhan khusus seperti pembalut wanita. Seluruh bantuan dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan dikirim melalui loading point di Lanud Halim Perdanakusuma sebelum diterbangkan ke daerah terdampak.

Selain bantuan logistik, kepedulian juga diwujudkan melalui penggalangan donasi tunai yang melibatkan MMSGI, karyawan, serta Yayasan Life After Mine (LINE). Dalam waktu singkat, donasi yang terkumpul mencapai Rp218,8 juta dan akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak secara langsung melalui koordinasi dengan kementerian terkait.

Tak hanya itu, MHU juga menurunkan enam personel Emergency Response Team (ERT) ke wilayah Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan selama enam hari. Tim ERT menjalankan berbagai kegiatan penting, mulai dari distribusi logistik ke rumah warga dan posko pengungsian, penyisiran korban di sekitar aliran sungai, trauma healing bagi anak-anak di Posko Sopo Daganak, hingga layanan kesehatan bagi puluhan warga di Desa Batuhula, Tamansari, dan Garoga, Kecamatan Batangtoru. Kehadiran tim ini turut mempercepat pemulihan awal warga serta mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan kondisi pascabencana.

"Respons yang diberikan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada kecepatan dan ketepatan dalam situasi darurat. Menurutnya, bantuan logistik dan dukungan tim ERT diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat secara langsung dan terukur," ujar CEO MMSGI, Sendy Greti.

Sementara itu, Direktur PT MHU, Kemal Djamil Siregar, menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana di Indonesia. Ia menyebut MHU secara rutin menyiapkan tim ERT untuk merespons berbagai bencana, termasuk dalam peristiwa banjir bandang di Sumatra, dengan fokus pada evakuasi, distribusi bantuan, serta dukungan kesehatan dan psikososial.

Melalui sinergi donasi, dukungan operasional, kolaborasi dengan kementerian dan BNPB, serta keterlibatan langsung tim tanggap darurat, MMSGI menunjukkan konsistensi dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana. 

"Pendekatan cepat, kolaboratif, dan terukur ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam situasi darurat nasional, sekaligus memberi harapan baru bagi warga di daerah terdampak," tegas Kemal. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya