Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerima penyaluran bantuan dari PT STAR Asset Management (STAR AM) berupa 100 unit eco composter, serta donasi kemanusiaan sebesar Rp15 juta dari entitas afiliasinya, PT Aldicitra Sekuritas Indonesia sebesar Rp16,5 juta, untuk mendukung penanganan bencana di Sumatra.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan STAR AM dan Aldicitra Sekuritas Indonesia. Ia menilai bantuan tersebut selaras dengan program Green Zakat Baznas serta mendukung upaya Baznas dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
"Dukungan STAR AM untuk penguatan Eco Composter sangat berarti karena turut mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Rizaludin dilansir dari keterangan resmi, Senin (15/12).
Ia menegaskan, program ini memberikan dua keuntungan sekaligus, yakni menyelamatkan bumi dan menguatkan ekonomi lokal, khususnya mustahik.
Rizaludin menambahkan, implementasi eco composter juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan global dan kebijakan pemerintah nasional. Ia meyakini dampak program akan dirasakan dalam jangka panjang, baik oleh penerima manfaat, pemberi manfaat, maupun lingkungan.
Lebih lanjut, Rizaludin menyebut STAR AM dan Aldicitra Sekuritas Indonesia sebagai contoh inspiratif perusahaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat melalui CSR yang dipercayakan kepada Baznas. Ia berharap kontribusi ini dapat memicu semakin banyak pihak untuk ikut berpartisipasi.
"Semoga bantuan ini dapat menginspirasi pihak lainnya, dan Baznas sangat terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh donatur, baik korporasi maupun perorangan, dalam membantu wilayah Sumatra," ucapnya.
Sementara itu, Direktur STAR AM, Erwin Faizal, menjelaskan, partisipasi perusahaan dalam program Eco Composter merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pencapaian SDGs sebagaimana diamanatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurut Erwin, eco composter mampu membantu mengurangi sampah dan mengubahnya menjadi pupuk padat maupun cair yang dapat dimanfaatkan secara ekonomi oleh masyarakat. Ia menilai program tersebut memberi dampak positif dan sejalan dengan visi keberlanjutan perusahaan.
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi kontribusi kecil untuk masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita. Mudah-mudahan juga menjadi amal jariah bagi individu di STAR AM,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Aldicitra Sekuritas Indonesia menyampaikan keprihatinan atas bencana di Sumatra. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Ia juga mengapresiasi kesigapan Baznas dalam merespons bencana dan memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan akurat. Menurutnya, profesionalitas tersebut menjadi alasan perusahaan mempercayakan penyaluran bantuan melalui Baznas.
"Untuk tahun ini, kami memilih untuk membantu teman-teman kita yang menjadi korban bencana di Sumatra, dan kami memutuskan menyalurkannya melalui Baznas. Tentunya, kami memilih Baznas karena kami melihat adanya transparansi, dan kami juga yakin bahwa Baznas merupakan lembaga yang amanah," ujarnya.
Images
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved