Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Waspada! 6 Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Cornelius Juan Prawira
11/12/2025 22:00
Waspada! 6 Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker
ilustrasi(freepik)

KANKER tidak muncul secara tiba-tiba. Banyak kebiasaan harian yang tampak sepele justru dapat meningkatkan risiko penyakit mematikan ini jika dilakukan terus menerus.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan data Globocan pada 2022, terdapat 408.661 kasus kanker dengan total kematian 242.099. Tingkat kematian penderita kanker di Indonesia   mencapai 59,24% pada tahun itu. 

Penting untuk menjaga kesehatan tubuh agar mencegah datangnya penyakit ini. Kebiasaan sehari-hari bisa turut memicu.

Berikut enam kebiasaan yang perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko kanker:

1. Pola Makan Tinggi Lemak dan Olahan

Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, daging olahan, makanan cepat saji, gula berlebihan, serta makanan tinggi garam dapat memicu inflamasi dan meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus besar dan lambung.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari seperti duduk terlalu lama, minim olahraga, dan jarang bergerak, berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara, usus besar, dan endometrium. Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan, metabolisme, dan kesehatan hormon.

3. Kebiasaan Merokok dan Paparan Asap Rokok

Baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko kanker yang jauh lebih tinggi, termasuk kanker paru, mulut, tenggorokan, pankreas, dan kandung kemih. Zat kimia dalam asap rokok bersifat karsinogenik dan merusak sel secara langsung.

4. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Alkohol dapat memicu perubahan sel dan mengganggu proses perbaikan tubuh. Konsumsi alkohol jangka panjang meningkatkan risiko kanker hati, mulut, kerongkongan, payudara, serta kolorektal.

5. Kurang Tidur dan Manajemen Stres yang Buruk

Stres kronis dan pola tidur buruk melemahkan sistem imun. Ketidakseimbangan hormon akibat kurang tidur dapat mempengaruhi proses regenerasi sel dan meningkatkan kerentanan terhadap pertumbuhan sel tidak normal.

6. Paparan Polusi dan Zat Kimia Berbahaya

Polusi udara, paparan radon, pestisida, dan zat kimia industri berpotensi meningkatkan risiko kanker paru maupun kanker lainnya. Paparan jangka panjang dan berulang memberi tekanan pada sistem pernapasan dan jaringan tubuh.

Pencegahan: Perubahan Kecil, Dampak Besar

Menjaga pola hidup yang lebih sehat merupakan perlindungan jangka panjang bagi tubuh. Perubahan sederhana seperti lebih banyak bergerak, makan lebih seimbang, tidur cukup, dan mengurangi paparan risiko, dapat menjadi langkah penting untuk menurunkan potensi kanker sejak dini.

Sumber: kemenkes.go.id, hopeandheal.in, wcrf.org



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya