Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November 2025 meninggalkan dampak psikologis berat. Data BNPB menunjukkan 921 korban meninggal, 392 orang hilang, dan lebih dari 37 ribu rumah warga rusak.
Selain kebutuhan fisik, para penyintas membutuhkan dukungan emosional yang berkelanjutan.
Dilansir dari Antara, artikel ini memberikan jawaban lengkap mengenai gejala stres pascabencana, langkah pendampingan yang efektif, hingga peran orang tua dan pemerintah dalam pemulihan psikologis.
Apa Dampak Psikologis yang Umum Dialami Penyintas Bencana?
Menurut psikolog klinis UI Kasandra Putranto, penyintas berpotensi mengalami:
Normalnya, reaksi stres mereda dalam 2-4 minggu. Bila gejala berlangsung lebih dari satu bulan, penyintas berisiko mengalami PTSD atau gangguan penyesuaian.
Pendampingan yang dianjurkan meliputi:
Mendengarkan tanpa menghakimi, menciptakan rasa aman, dan memastikan penyintas tidak merasa sendirian.
Play therapy membantu anak memproses emosi dengan cara menyenangkan.
Membekali orang tua dengan kemampuan memahami perubahan emosi anak.
Pakar Ilmu Komunikasi UNP, Evelynd, menegaskan bahwa setiap anak memiliki kemampuan pulih yang berbeda. Pendampingan yang tepat mencakup:
Pendekatan ini sejalan dengan PP 17/2025 (PP Tunas) yang mengatur perlindungan anak dari risiko digital melalui filter usia, persetujuan orang tua, dan kewajiban platform.
Ya. Kementerian Komunikasi dan Digital, bersama Save the Children dan Universitas Negeri Padang, telah menjalankan aktivitas pemulihan melalui:
Program ini membantu anak kembali berinteraksi, merasa aman, dan membangun suasana hati positif selama masa pengungsian.
Pemerintah mengintensifkan layanan trauma healing bagi kelompok rentan di wilayah terdampak. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskan:
“Negara hadir untuk memastikan perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak selama masa darurat dan fase pemulihan.”
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved