Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Undip Raih Penghargaan Mitra Bhakti Husada 2025 untuk Perlindungan Kesehatan Kerja

Haryanto Mega
10/12/2025 07:26
Undip Raih Penghargaan Mitra Bhakti Husada 2025 untuk Perlindungan Kesehatan Kerja
Undip menerima penghargaan Mitra Bhakti Husada 2025 untuk Perlindungan Kesehatan Kerja dari Kemenkes.(MI/HO)

KOMITMEN Universitas Diponegoro (Undip) dalam mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi seluruh staf dan sivitas akademika kembali mendapat pengakuan nasional. 

Undip berhasil meraih Penghargaan Mitra Bhakti Husada Tahun 2025 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk kategori Perlindungan Kesehatan Pekerja Perkantoran.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung kepada Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo di acara penganugerahan yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta.

Dalam sambutannya, Rektor Undip menyampaikan bahwa capaian ini merupakan indikator bahwa Undip menempatkan aspek K3 sebagai prioritas utama dalam strategi pengembangan universitas.

“Penghargaan ini menunjukkan Undip menempatkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas strategis. Kami tidak hanya mendorong produktivitas, tetapi memastikan seluruh pegawai dan sivitas akademika bekerja di lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rektor menambahkan bahwa prestasi ini sekaligus membuktikan konsistensi Undip dalam membangun universitas yang tidak hanya unggul di kancah global, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dari Wakil Rektor II, Unit Pelaksana Teknis K3L (UPT K3L), dan seluruh unit pendukung lainnya.

Implementasi K3L yang Komprehensif

Kepala UPT K3L UNDIP, Bina Kurniawan, yang turut mendampingi Rektor, menegaskan bahwa penghargaan Mitra Bhakti Husada adalah hasil dari upaya sistematis dan kerja keras dalam memperkuat kebijakan dan implementasi K3L di seluruh lingkungan kampus.

Bina menjelaskan bahwa selama beberapa tahun terakhir, UNDIP telah memperkuat kebijakan kesehatan kerja melalui tiga pendekatan utama: pencegahan, edukasi, dan kesiapsiagaan. 

Implementasi ini diwujudkan melalui berbagai program yang dijalankan secara terukur dan berkelanjutan, di antaranya:

  • Program Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular).
  • Layanan skrining kesehatan mental bagi staf dan dosen.
  • Pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan).
  • Simulasi kesiapsiagaan menghadapi kebencanaan.
  • Edukasi etika berkendara untuk keselamatan di jalan raya.

“Selama beberapa tahun terakhir, Undip memperkuat kebijakan kesehatan kerja melalui pendekatan pencegahan, edukasi, dan kesiapsiagaan. Program seperti Posbindu PTM, skrining kesehatan mental, pelatihan P3K, simulasi kebencanaan, hingga edukasi etika berkendara kami jalankan secara berkelanjutan dan terukur,” jelas Bina.

Bina menambahkan bahwa pengakuan dari Kementerian Kesehatan ini akan menjadi pendorong semangat untuk terus meningkatkan standar pengelolaan K3L di masa depan.

“Kami akan terus memperluas layanan dan inovasi agar perlindungan keselamatan dan kesehatan pekerja di UNDIP semakin komprehensif,” tutupnya.

Penghargaan Mitra Bhakti Husada sendiri merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian Kesehatan kepada institusi yang dinilai proaktif dalam memperkuat perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. 

Bagi Undip, capaian ini menjadi dorongan nyata untuk terus berinovasi, memperluas program perlindungan kesehatan, dan memajukan budaya kerja yang sehat sebagai bagian integral dari nilai Undip Bermartabat. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik