Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menggelar Lomba Kolintang PYC memperebutkan Piala Bergilir Lis Purnomo Yusgiantoro di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12) malam. Kompetisi bertema Senandung Ansambel Kolintang untuk Dunia itu menjadi ruang bagi lima finalis menafsirkan musik klasik menggunakan alat musik tradisional Minahasa tersebut.
Para finalis, Sanggar Ma’zani Sombor, Squad Kolintang Spensabaya, BeeLintang, The Fore, dan HAPS Entertainment ditantang membawakan repertoar klasik dalam format kolintang. HAPS Entertainment tampil paling menonjol setelah memainkan Piano Concerto No.1, Indonesia Jaya, serta Rondo Alla Turca Turkish March di hadapan sekitar 200 penonton.
Dewan juri, pianis dan komposer internasional Ananda Sukarlan, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, serta musisi senior Purwa Caraka sepakat menempatkan HAPS Entertainment sebagai juara. Mereka berhak atas piala dan hadiah Rp100 juta yang diserahkan langsung Lis Purnomo Yusgiantoro.
Lis menyebut kompetisi ini sebagai langkah awal menempatkan kolintang dalam ruang musik klasik yang selama ini jarang disentuh. "Kami bersyukur dapat menyelenggarakan perlombaan musik Kolintang pertama, yang khusus mempertandingkan musik klasik di Indonesia. Ini adalah bentuk apresiasi kami pada alat musik tradisional Kolintang dari Minahasa, Sulawesi Utara," ujarnya dikutip pada Senin (8/12).
Sebagai tokoh yang terlibat dalam perjuangan kolintang hingga tercatat sebagai warisan budaya tak benda UNESCO, Lis menilai perlombaan ini membuka wacana baru. "Lomba Kolintang PYC menghadirkan terobosan baru dengan memberikan ruang bagi para pemain Kolintang untuk menampilkan kemampuan interpretasi musik klasik Peter I. Tchaikovsky: Piano Concerto No. 1, sekaligus lagu nasional dalam format ansambel," katanya.
Ia berharap ruang kompetisi itu mampu menjawab tantangan regenerasi di tengah derasnya musik modern. "Lomba ini kami persembahkan bagi kelompok Kolintang di seluruh Indonesia, dengan harapan dapat mendorong tumbuhnya bibit-bibit musisi Kolintang baru, membuka ruang apresiasi bagi masyarakat, menjaga keberlangsungan Kolintang sebagai warisan budaya tak benda UNESCO, dan menghadirkan kolintang ke panggung musik internasional," ucapnya.
Ketua Umum PYC, Filda Citra Yusgiantoro, menjelaskan struktur kompetisi dilakukan dalam dua tahap, yaitu seleksi video dan final. Lima finalis yang tersaring kemudian adu keterampilan di panggung utama. "Kami bangga dapat menghadirkan musik klasik dalam format Kolintang. Ajang ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam perjalanan musik tradisional Indonesia, di tingkat nasional maupun internasional," kata Filda. (E-3)
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Simak transformasi luar biasa BTS sejak debut 2013. Dari kritik sosial, pesan self-love, hingga dominasi global dan reuni di tahun 2026.
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Big Hit Music memberikan klarifikasi resmi untuk menjelaskan bahwa penggunaan warna merah merupakan bagian integral dari identitas album terbaru BTS yang bertajuk Arirang.
INDONESIA menerima sertifikat Intangible Cultural Heritage (ICH) atau warisan budaya takbenda UNESCO untuk Reog, Kolintang dan Kebaya, di Museum Nasional Indonesia (MNI).
Kementerian Kebudayaan mengemukakan bahwa Indonesia menerima sertifikat Intangible Cultural Heritage (ICH) atau warisan budaya takbenda UNESCO untuk Reog, kolintang, dan kebaya.
"Kolintang kini menjadi alat diplomasi budaya yang strategis. Melalui kekuatan soft power ini, kolintang menjadi medium penting untuk memperkuat hubungan antarnegara,"
Kolintang adalah alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Sulawesi Utara, khususnya dari masyarakat Minahasa.
Pengakuan oleh UNESCO ini juga membawa tanggung jawab besar untuk terus melestarikan dan mempromosikan Kolintang di kancah nasional maupun internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved