Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah duka masyarakat Sumatra akibat banjir bandang dan longsor, doa-doa tulus anak-anak yatim mengalir dari kantor Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa di Jakarta, Jumat (5/12). Kegiatan ini menjadi ungkapan empati dan solidaritas, sekaligus dorongan moral bagi para penyintas yang tengah memulai kembali hidup mereka.
Rangkaian doa dipanjatkan dengan khidmat oleh anak-anak dari Yayasan Al Kahfi, Yayasan Lentera Insani Indonesia, Yayasan Yasman50, Yayasan Felicia Angel Kids, dan Yayasan Abigail, yang hadir membawa seulas harapan.
Anak-anak ini datang bukan dengan tangan penuh, tetapi dengan hati yang bersih dan suara yang tulus, memberikan energi spiritual yang jauh melampaui materi.
Dalam lantunan doa yang mengalir pelan, tersimpan harapan agar keluarga yang kehilangan rumah kembali memiliki tempat tinggal, agar mereka yang kehilangan orang terkasih menemukan kembali kekuatan, dan agar tidak ada jiwa yang merasa sendirian menghadapi masa depan.
Pertamina Regional Jawa memandang bahwa dukungan kepada masyarakat terdampak bencana tidak hanya berbentuk bantuan fisik, tetapi juga hadir dalam bentuk perhatian emosional, doa, dan kehadiran.
Dalam kesempatan ini, Perusahaan juga memberikan santunan dan paket kebutuhan dasar bagi para peserta dari lima yayasan tersebut, serta dua organisasi lainnya sebagai wujud terima kasih atas kehadiran dan kontribusi spiritual mereka, yang diberikan secara langsung oleh Direktur Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Rachmat Hidajat dan jajaran Manajemen lainnya.
Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa bencana bukan hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan luka batin yang tak kalah berat.
“Bencana ini bukan hanya merusak rumah dan fasilitas publik, tetapi juga mengoyak batin dan rasa aman masyarakat. Kegiatan Doa Bersama di Jumat pagi ini adalah cara kami memeluk mereka dari jauh. Kami ingin mereka merasakan kepedulian orang-orang yang mengirimkan harapan dan kekuatan untuk bangkit, serta memohon keberkahan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Doa bersama ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Pertamina untuk memberikan dukungan holistik kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan yang sama juga serentak dilakukan di seluruh anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Sebelumnya, Pertamina Regional Jawa bersama Regional Sumatra dan PHE telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tanggap bencana ke Kabupaten Aceh Tamiang, mencakup kebutuhan sandang, pangan, sanitasi, dan obat-obatan bagi masyarakat yang terdampak secara langsung akibat banjir besar.
Bagi Pertamina Regional Jawa, dukungan ini bukan semata respons jangka pendek, tetapi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendampingi masyarakat di masa pemulihan. Meskipun hujan telah reda, jalan menuju pemulihan masih panjang. Melalui doa, tindakan nyata, dan dukungan yang terus mengalir, Pertamina Regional Jawa berharap dapat menjadi bagian dari kekuatan yang mengantar Sumatra bangkit kembali. (H-1)
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
Karena itu jutaan korban banjir di lebih separuh kawasan Provinsi Aceh dan tetangga Sumatra Utara serta Sumatra Barat untuk yakin di balik cobaan Allah ada rahasia luar biasa bagi mereka.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
SUASANA konser Slank x HS Berani Kita Beda di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu malam (17/1), tak hanya dipenuhi euforia musik, tetapi juga semangat solidaritas.
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Pemulihan psikologis bukan sekadar pelengkap dalam penanganan bencana melainkan kebutuhan utama bagi keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Logistik bantuan yang disediakan PMI berupa paket kesehatan, kebutuhan rumah tangga, terpal, tenda, perlengkapan bayi maupun balita serta obat-obatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved