Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Dorong Urban Farming di Lingkungan Sekolah

Rahmatul Fajri
06/12/2025 13:45
Dorong Urban Farming di Lingkungan Sekolah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN), di bawah kepemimpinan Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, bersama Direktorat Jenderal Otonomi Daerah serta Pemerintah Kota Pekanbaru, resmi melaksanakan program edukasi pertanian berbasis sekolah yang menyasar 175.000 siswa SD dan SMP di Kota Pekanbaru. 

Kegiatan berlangsung di lima sekolah percontohan di Pekanbaru yaitu, SMP N 8, SD Angkasa, SMP N 34 dan SD N 21 Pekanbaru. Sebagai sebuah dukungan awal, YSPN menyalurkan 150 bibit tanaman, pupuk dan 5000 polybag untuk kebutuhan praktis langsung urban farming dilingkungan sekolah.

Daryatmo menegaskan bahwa program ini dirancang untuk direplikasi secara nasional, menjangkau lebih banyak sekolah dan mendorong lahirnya generasi muda yang peduli pangan.

"Program ini dirancang tidak hanya untuk menanamkan bibit, tetapi juga untuk membangun ekosistem literasi pangan melalui edukasi pertanian modern, pendampingan lapangan, metode belajar berbasis praktik dan penguatan karakter siswa/i seperti kerja sama, tanggung jawab dan inovasi," kata Daryatmo melalui keterangannya, Sabtu (6/12).

Selain itu, inisiatif YSPN dirancang untuk mendorong regenerasi petani muda melalui edukasi praktis dan pendampingan berkelanjutan untuk mewujudkan Asta Cita presiden Prabowo Subianto di bidang pangan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan urban farming  di sekolah ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat program ketahanan pangan pemerintah melalui pemberdayaan siswa di lingkungan sekolah.

"Kebutuhan pangan di Pekanbaru terus meningkat, sementara produksi lokal termasuk cabai, belum mampu mencukupi permintaan. Melalui edukasi pertanian dan praktik lapangan disekolah, YSPN mengajak siswa memahami sekaligus ikut serta berkontribusi pada peningkatan produksi pangan daerah," kata Agung.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya