Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Staff Khusus Menteri Kesehatan, Bambang Widianto, mengatakan angka sintas atau bertahan hidup pasien kanker payudara di Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara Asia Tenggara.
Berdasarkan data dari pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan angka sintas pasien kanker payudara hanya sebesar 54,5 persen kalau dibandingkan dengan negara maju bisa sampai 80%-90%.
"Kita sangat jauh ketinggalan. Jadi pesannya sekali lagi bahwa memang kita tidak perlu takut terhadap angka kanker payudara kalau bisa deteksi pada tahap awal," kata Bambang dalam webinar secara daring, Kamis (4/12).
Jika dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara maka Indonesia termasuk salah satu negara dengan bertahan hidup pasien kanker payudara yang rendah. Di Thailand angka sintas pasien kanker payudara mencapai 75,1%; Vietnam 74%; Malaysia 64%; dan Singapura mencapai 80%.
Pemerintah menargetkan angka sintas pasien kanker payudara di Indonesia naik menjadi 60%.
Perlu diketahui saat ini pemerintah bersandar pada tiga pilar WHO Global Breast Cancer Initiative kuntuk pengentasan kanker payudara. Dalam pilar tersebut sekitar 60% pasien di diagnosa pada stadium awal yaitu stadium 1 dan 2. Saat ini baseline diagnosa dini kanker baru 30%.
"Kemudian kita ingin diagnosa ditegakkan pada 60 hari sejak gejala muncul. Kalau kita melihat data pasien BPJS itu 1-3 bulan. Kalau kita lihat dari data pasien mandiri itu 2 minggu sampai 1 bulan jadi memang ada kesenjangan antara pasien BPJS dan diagnosa pada pasien mandiri," ujar dia.
Kemudian pilar selanjutnya yakni 80 persen pasien menerima terapi multimodalitas hingga selesai tanpa pengabayaan terapi.
"Ini tantangan juga karena pada saat ini dalam studi terbatas baseline kita itu hanya 46 persen," pungkasnya. (H-1)
Prioritas utama saat ini adalah memastikan ketersediaan tempat tinggal dan kebutuhan pokok bagi para penyintas.
Di tengah perjuangan melawan kanker, kekuatan bukan hanya berasal dari terapi medis, tetapi juga dari dukungan emosional dan hubungan yang bermakna dengan komunikasi empatik.
Pada 1974, ia menjadi korban pemerkosaan di sebuah kamar motel di Long Island, New York, Amerika Serikat.
Komnas Perempuan mencatat sepanjang 2024 telah terjadi 330.097 kasus kekerasan berbasis gender (KBG), meningkat sejumlah 14,17% dibandingkan 2023.
Masih banyak mitos keliru terkait kanker payudara seperti biopsi, terapi sistemik, dan ketakutan soal efek samping pengobatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved