Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Meet The Makers Indonesia Angkat Wastra dan Kriya Nusantara Lewat Tema Roots and Routes

Basuki Eka Purnama
03/12/2025 16:43
Meet The Makers Indonesia Angkat Wastra dan Kriya Nusantara Lewat Tema Roots and Routes
Meet the Makers(MI/HO)

MEET The Makers (MTM) Indonesia kembali menghadirkan rangkaian program budaya dan edukasi untuk merayakan kekayaan wastra dan kriya Nusantara. Kolektif yang beranggotakan seniman, perajin, desainer, dan advokat kriya ini terus berkomitmen memperkuat posisi kriya sebagai seni bernilai tinggi sekaligus mendukung keberlanjutan para penjaga budaya di berbagai daerah.

Selama 18 penyelenggaraan, MTM menjadi wadah penting bagi para artisan untuk memamerkan karya, berbagi pengetahuan, dan menjaga keberlanjutan tradisi. 

Meski pandemi covid-19 dan tekanan ekonomi masih dirasakan oleh banyak perajin, MTM konsisten menghadirkan inovasi guna menjaga ketahanan komunitas dan kesinambungan praktik budaya.

Pada gelaran ke-18 ini, Meet The Makers 2025 menggandeng Lions Club Jakarta Selatan Tulip sebagai mitra pendukung. Sebanyak 11 artisan terbaik dari berbagai wilayah turut tampil, antara lain: Baragung, Lameneran, Wiru, Omah Batik Sekar Turi, Cawalunda, Lawe, Borneo Chic, Mupakara, Bife, Marenggo, dan KAIT.

Pameran diselenggarakan di Mitra Hadiprana, Kemang, Jakarta, pada 29 November–4 Desember 2025. 

Selain pameran, para artisan juga akan mengikuti serangkaian kegiatan edukatif, demonstrasi teknik kriya, artist talk, serta interaksi dengan audiens internasional di Jakarta dan Singapura.

Caroline Rika Winata, seniman tekstil sekaligus Founder Wiru, menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini berangkat dari kecintaan terhadap budaya Indonesia. 

Ia mencontohkan masyarakat di daerah seperti Nusa Tenggara Timur yang tetap menanam kapas dan menenun benang secara tradisional meski menghadapi kondisi alam yang menantang.

“Semua dilakukan dengan cinta agar tradisi tidak hilang dan selalu hidup,” ujarnya.

Tahun ini, MTM mengusung tema Roots and Routes, yang merepresentasikan dua arah utama gerakan: merawat akar budaya Nusantara (roots) dan membuka rute kolaborasi serta pertukaran kreatif baru (routes). Tema tersebut juga menyoroti peran penting perempuan perajin dan komunitas kreatif dalam membawa warisan kriya lokal ke panggung global.

Para peserta Meet The Makers ke-18 merupakan para seniman dan artisan tradisi maupun kontemporer yang memiliki kepedulian sama: menjaga, mengembangkan, dan memastikan budaya daerah tetap relevan di tengah arus perubahan zaman.

Meet The Makers diharapkan dapat semakin memperluas apresiasi publik terhadap warisan budaya Indonesia serta menginspirasi lebih banyak perajin muda untuk meneruskan estafet kreativitas dan tradisi Nusantara. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik