Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Masyarakat lanjut usia (lansia) di Kampung Lio, Kota Depok dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai pemilahan sampah rumah tangga dan manajemen banjir. Pelatihan ini digelar sebagai upaya mitigasi risiko bencana di wilayah tersebut yang sering menghadapi masalah banjir dan penumpukan sampah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Tim Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB) Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia (UI) yang dipimpin oleh Fatmah.
Kelas lansia yang diikuti 12 peserta ini dibuka pada Jumat (28/11) di Posyandu Kangguru A Kampung Lio. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan lansia, yang memiliki kondisi fisik dan mental lebih rentan, agar dapat mempersiapkan diri menghadapi dampak buruk dari sampah dan banjir.
"Tujuan kegiatan kelas lansia adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan pemilahan sampah dan manajemen banjir," jelas Fatmah, melalui keterangannya, Sabtu (29/11).
Kelas diawali dengan pemutaran video edukasi mengenai pemilahan sampah. Selanjutnya, mahasiswa Prodi S2 Ilmu Lingkungan SPPB UI, Hutomo Danu memberikan paparan tentang pemilahan sampah rumah tangga selama 15 menit, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama para kader dari Posyandu Kangguru A dan B. Selain itu, Tiara Millenia Ratno, mahasiswa Prodi MMB UI juga menyampaikan informasi mengenai Manajemen Bencana melalui video edukasi.
Di akhir kegiatan, tim MMB UI menyerahkan dua video edukasi dan materi paparan kepada Ketua Kader Posyandu lansia. Materi tersebut diharapkan dapat disebarluaskan dan digunakan secara berkelanjutan dalam kegiatan kelanjutusiaan di Kampung Lio.
"Langkah ini diharapkan dapat memberdayakan lansia Kampung Lio dalam upaya kolektif memelihara lingkungan dan meminimalisir risiko banjir yang sering terjadi akibat masalah penumpukan sampah," kata Fatmah.(H-2)
Tragedi bantargebang longsor kembali terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Insiden maut ini dinilai bukan sekadar kecelakaan teknis
Oxbow Bojongsoang yang awalnya tertutup sampah, kini sudah bersih dan air sungai dapat mengalir dengan baik.
Workshop pemilahan sampah diharapkan dapat mengedukasi kalangan anak anak untuk peduli lingkungan sejak dini.
Program itu berfokus pada edukasi lingkungan, pengelolaan Bank Sampah, serta pembinaan masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pemilahan sampah.
Pemprov Kalsel akan membagikan 100 buah sarana penampungan sampah organik untuk warga Desa Indrasari dan diharapkan warga dapat memilah sampah di rumah masing-masing
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti pengelolaan sampah di sejumlah terminal bus yang dinilai masih jauh dari standar lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menyatakan rest area menjadi salah satu titik penting untuk mendorong perubahan budaya pengelolaan sampah di masyarakat.
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono menyoroti potensi lonjakan jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026.
Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan teknologi, program-program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberdayakan masyarakat.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Longsor sampah di TPST Bantargebang menjadi peringatan bagi tata kelola sampah Jakarta. Pemprov DKI diminta memperkuat pemilahan dari rumah dan pemberdayaan bank sampah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved