Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EY Entrepreneur Of The Year™ (EOY) adalah penghargaan kewirausahaan paling prestisius yang telah ada sejak 1986, hadir di lebih dari 60 negara dan 145 kota. Program ini menjadi tolok ukur global bagi para entrepreneur visioner, dengan kredibilitas tinggi berkat penjurian independen yang melibatkan tokoh bisnis, akademisi, dan profesional berpengalaman.
Tahun ini, dari sekian banyak pelaku bisnis, Cakap, institusi edukasi yang dipimpin oleh Tomy Yunus Tjen dan Yohan Limerta, berhasil melangkah ke tahap finalis EOY 2025 Indonesia. Keberhasilan ini signifikan karena menjadikan Cakap satu-satunya perusahaan di sektor pendidikan yang mendapat pengakuan di antara jajaran elit entrepreneur Indonesia.
Sebagai pionir pendidikan online, Cakap menghadirkan akses pembelajaran bahasa serta pelatihan profesional yang ditujukan bagi anak-anak, dewasa, maupun korporasi. Berfokus pada inklusivitas dan relevansi, Cakap konsisten menyediakan solusi pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mendorong peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
“Terpilihnya Cakap di ajang ini merupakan validasi bahwa pendidikan berbasis teknologi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami percaya akses pembelajaran harus bisa dirasakan oleh siapa saja, di mana saja,” ujar Tomy Yunus Tjen, CEO sekaligus Co-Founder Cakap.
Selain Cakap, para finalis lainnya berasal dari berbagai sektor strategis yang turut membentuk masa depan ekonomi Indonesia. Mereka mencakup pelaku usaha di bidang pembiayaan konsumen, teknologi pelacakan kendaraan, layanan kesehatan, jasa pengelolaan parkir modern, energi terbarukan khususnya panel surya, platform kuliner digital, layanan identitas digital, produk pangan sehat, hingga layanan data center. Keberagaman sektor ini menunjukkan bahwa inovasi hadir dari berbagai industri yang secara kolektif mendorong transformasi dan pertumbuhan nasional.
Para finalis lainnya juga menunjukkan visi dan kontribusi yang tak kalah penting, menggambarkan wajah baru kewirausahaan Indonesia yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menciptakan dampak positif dan berkelanjutan.
Melalui pencapaian ini, Cakap tidak hanya membawa sektor pendidikan ke panggung kewirausahaan nasional, tetapi juga menegaskan pentingnya inovasi dalam menjawab tantangan masa depan tenaga kerja Indonesia. (H-2)
Kampus didorong untuk menggeser orientasi dari sekadar mencetak pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meresmikan ZCorner di Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai pusat pemberdayaan UMKM.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
KOMUNITAS Tong Baronda sukses menyelenggarakan Workshop Entrepreneur bertajuk "Papua Gear Up" pada 29 September–2 Oktober 2025 di Cibubur, Jakarta.
Studentpreneur dan Pelaku Usaha Pariwisata berfokus pada teknologi, sosial, dan inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved