Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan unggahan di media sosial Instagram dengan narasi yang mengeklaim vaksin pneumonia atau Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) meningkatkan risiko pneumonia dan kematian, serta mempertanyakan efektivitas vaksin PCV pada anak merupakan berita bohong atau hoaks.
Dikutip dari laman Komdigi, faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Berdasarkan penelitian tersebut memiliki kelemahan metodologis, sehingga hasilnya bias dan tidak berlaku untuk anak-anak.
Menurut Ari Baskoro dari Universitas Airlangga, desain kohort bukan metode ideal untuk menilai efektivitas vaksin karena rentan bias, terutama bila karakteristik subyek sudah ditentukan dari awal.
Dalam studi Catalonia, seluruh peserta berusia di atas 65 tahun dan terdapat ketimpangan besar jumlah antara penerima vaksin dan non-vaksin, sehingga kesimpulan mudah terdistorsi.
Selain itu, terdapat penelitian uji klinis yang dipublikasikan American Academy of Pediatrics yang melibatkan 1.500 anak untuk mendapatkan vaksin pneumonia, yakni 1.000 anak mendapatkan PCV20 dan 500 anak PCV13.
Hasilnya menunjukkan bahwa secara umum vaksin pneumonia memiliki keamanan yang baik dan dapat ditoleransi oleh anak. (H-1)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Berkumur dengan air bersih setelah beraktivitas di luar ternyata bukan hanya sekadar kebiasaan. Tetapi juga langkah sederhana yang dapat melindungi tubuh dari ancaman virus berbahaya
Gunungkidul sedang menghadapi lonjakan kasus penyakit gondong yang mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan Gunungkidul melaporkan bahwa hingga November 2024, sebanyak 1.050 kasus telah tercatat
Kasus HIV/AIDS di Surabaya meningkat 27% pada tahun 2023, dengan lebih dari 1.100 kasus baru tercatat hingga Oktober. Faktor-faktor penyebabnya meliputi penggunaan narkoba suntik.
Jaga perlintasan hewan terutama tupai dan tikus karena bisa menginfeksi inang lain yaitu monyet.
Pemerintah melakukan gerak cepat dengan memperketat pemeriksaan kesehatan di pintu masuk negara dan mengaktifkan kembali pelacakan mobilitas pelaku perjalanan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved