Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jemaah Umrah Indonesia Suka Nikmati Momentum Musim Dingin di Tanah Suci

Despian Nurhidayat
19/11/2025 18:33
Jemaah Umrah Indonesia Suka Nikmati Momentum Musim Dingin di Tanah Suci
Ilustrasi(Dok ist)

Aroma masjidil haram dan dinginnya embun pagi menyambut langkah kaki jemaah di pelataran Masjidil Haram. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, Umrah identik dengan suhu terik.

Namun, sekelompok jemaah kini memilih momentum berbeda, yakni beribadah di tengah sejuknya musim dingin Tanah Suci.

Pengalaman fisik ini ternyata membawa dimensi spiritual yang mendalam saat suhu di Makkah dan Madinah siang hari bisa mencapai 27 - 32 derajat celsius, adapun malam hari suhu minimal rata-rata adalah 12 - 15 derajat celsius.

Direktur Utama Duta Mulia Travel, Ivan Septiadi, mengakui bahwa musim dingin yang berlangsung sekitar November hingga Februari, telah menjadi pilihan favorit jemaah. 

"Cuaca dingin menghilangkan rasa lelah dan mengurangi risiko kepanasan. Jemaah bisa lebih fokus menyelesaikan putaran tawaf atau sa'i tanpa tergesa-gesa," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (19/11). 

Bukan sekadar faktor fisik, nuansa spiritual di musim dingin dinilai berbeda. Ada ketenangan yang sulit dijelaskan saat udara sejuk menyelimuti area ibadah, menekankan bahwa kondisi ini menciptakan suasana yang lebih intim.

"Langit cenderung cerah, angin berhembus lembut, suasana yang tidak terlalu padat membuat momen munajat (permohonan) terasa lebih personal. Banyak jemaah yang bersaksi, tangisan saat thawaf bukan karena kelelahan, melainkan karena perasaan kedekatan yang kuat dengan Allah SWT," jelasnya.

Menyadari tantangan udara dingin yang kering, para penyelenggara perjalanan kini lebih fokus pada detail kenyamanan jemaah.

"Umroh di musim dingin justru direkomendasikan untuk jemaah lansia. Kami selalu mengingatkan jemaah untuk membawa base layer pakaian hangat, jaket ringan, dan pelembap kulit,” tutup Ivan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik