Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Berkendara Saat Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat? Ini Tips Aman dari Polri

Cornelius Juan Prawira
17/11/2025 11:50
Berkendara Saat Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat? Ini Tips Aman dari Polri
Ilustrasi(freepik)

\PERUBAHAN cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan tiba, membawa risiko tinggi bagi pengendara di jalan. Jalanan licin, jarak pandang yang minim, dan potensi bencana alam memerlukan kewaspadaan ekstra. 

Kepolisian RI melalui Korlantas dan Divisi Humas secara rutin mengingatkan masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah keselamatan, baik sebelum maupun saat berkendara.

Persiapan diri dan lingkungan sebelum berkendara 

Pencegahan dimulai sebelum Anda meninggalkan rumah. Mengantisipasi kondisi cuaca adalah kunci mengurangi risiko kecelakaan dan kerugian materi.

  • Periksa prakiraan cuaca: Selalu periksa prakiraan cuaca harian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum Anda melakukan aktivitas di luar ruangan. Informasi ini sangat penting untuk perencanaan perjalanan Anda.
  • Hindari perjalanan saat badai: Bila memungkinkan, hindari berkendara saat hujan lebat atau angin kencang. Namun, bila terpaksa, pastikan kondisi kendaraan Anda dalam kondisi prima.
  • Amankan barang dan peralatan: Amankan barang dan peralatan yang berada di luar rumah, terutama yang mudah terbawa angin.
  • Waspadai Potensi Bencana: Waspadai potensi terjadinya banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, khususnya jika Anda berada di wilayah yang rawan bencana.
  • Jaga kondisi tubuh: Gunakan pakaian hangat dan jaga daya tahan tubuh selama musim hujan untuk mencegah penyakit yang dapat mengganggu fokus berkendara.

Tips berkendara aman di tengah hujan 

Saat sudah berada di jalan dan hujan turun deras, ada beberapa teknik berkendara yang harus diterapkan untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lain.

  • Kurangi kecepatan: Jalanan yang basah sangat licin, sehingga Anda wajib mengurangi kecepatan. Kendalikan laju kendaraan Anda dengan hati-hati.
  • Jaga jarak kendaraan: Beri ruang pengereman yang lebih panjang dengan menjaga jarak aman. Pada kondisi basah, jarak yang dibutuhkan untuk berhenti mendadak akan lebih jauh.
  • Hindari genangan air: Berhati-hatilah terhadap genangan air. Genangan tidak hanya bisa menyebabkan aquaplaning (hilang kendali), tetapi juga dapat menutupi lubang besar di jalan atau merusak mesin kendaraan Anda.
  • Rem bertahap dan gunakan Engine Brake: Jangan melakukan rem mendadak. Selalu rem secara bertahap dan manfaatkan engine brake (menurunkan gigi) untuk membantu mengurangi laju kendaraan secara aman.
  • Gunakan lampu utama (lampu dekat): Tetap gunakan lampu utama meskipun hari masih siang. Lampu berfungsi untuk membantu Anda melihat dan, yang lebih penting, membantu pengendara lain melihat keberadaan Anda. Hazard hanya digunakan dalam keadaan darurat, bukan saat hujan biasa.
  • Tetap fokus dan menepi bila perlu: Tetap waspada terhadap kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Jika hujan turun sangat deras dan jarak pandang Anda sangat minim, menepilah. Berhenti di tempat yang aman dan lanjutkan perjalanan setelah intensitas hujan menurun.

Mengutamakan keselamatan diri dan orang lain adalah tanggung jawab setiap pengendara. Dengan menerapkan tips dari Kepolisian ini, risiko kecelakaan saat cuaca ekstrem dapat diminimalisir. (Humas POLRI/Korlantas POLRI/bmkg/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya